<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020</id><updated>2012-02-16T13:02:32.034-08:00</updated><title type='text'>Hidup Sehat Yukkk</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>20</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-8054664488813941186</id><published>2011-10-24T23:36:00.000-07:00</published><updated>2011-10-24T23:37:08.359-07:00</updated><title type='text'>Ikan bumbu</title><content type='html'>Setelah ga pernah berhasil memasak ikan, entah karena lengket diwajan ataupun bau amis diikannya yang ga ilang. Akhirnya minggu kemaren dicobalah menu bocoran bude aini, asli ini buatnya simple banget :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingredients : &lt;br /&gt;3&amp;nbsp;Ikan kembung banjar ukuran besar&lt;br /&gt;6 bawang merah &lt;br /&gt;3 bawang putih&lt;br /&gt;1cm kunyit&lt;br /&gt;2 daun salam&lt;br /&gt;6 tomat ijo &lt;br /&gt;10&amp;nbsp;cabe ijo&lt;br /&gt;2 iket daun kemangi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bawang merah, bawang putih, kunyit, diuleg&lt;br /&gt;2. potong tomat ijo jadi 4 bagian &lt;br /&gt;3. potong serong cabe ijo&lt;br /&gt;4. tata ikan di happy call (kalo ga ada pake telfon biasa)&lt;br /&gt;5. tata acak semua bumbu&lt;br /&gt;6 masak kurang lebih 5 menit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-8054664488813941186?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/8054664488813941186/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=8054664488813941186' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/8054664488813941186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/8054664488813941186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2011/10/ikan-bumbu.html' title='Ikan bumbu'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-3416311359400934481</id><published>2008-05-08T20:35:00.001-07:00</published><updated>2008-05-08T20:35:41.223-07:00</updated><title type='text'>Detoks, Buang Racun dari Tubuh</title><content type='html'>&lt;table class="MsoNormalTable" style="" border="0" cellpadding="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;" valign="top"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;    &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;JAKARTA -&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt; Saat ini banyak ditemui   berbagai klinik kecantikan menjanjikan mampu menurunkan berat badan secara   instan dengan detoksifikasi. Tentu saja hal itu menarik orang yang memiliki   berat badan berlebih. Benarkah program itu sesuai dari sisi kesehatan? &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Entah   mengapa detoksifikasi atau sering disebut detoks selalu dihubungkan dengan   pelangsingan tubuh. Padahal, anggapan ini tidak selalu benar. Manfaat   sebenarnya dari detoksifikasi ialah mengeluarkan toksin atau racun dari dalam   tubuh. Ahli gizi dari Rumah Sakit Jakarta dr Inayah Budiasti MS SpGK   mengungkapkan, toksin di dalam tubuh manusia memang terjadi secara alami,   bisa berasal dari ampas makanan dan makanan-makanan yang tidak tercerna.&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Toksin   bisa juga berasal dari udara serta kimia, yakni pestisida, zat atau makanan   aditif, logam berat pada air, kimia industri, residu obat-obat farmasi, dan   sebagainya. ”Bahkan, pikiran dan emosi negatif juga merupakan racun bagi   sel-sel tubuh. Semua ampas atau zat yang tidak diperlukan tubuh akan   diperlakukan sebagai racun,” ujar Inayah. Toksin diproduksi secara alamiah   oleh tubuh. Hal ini merupakan proses metabolisme, yang setiap hari terdapat   pembelahan sel-sel baru. Sementara itu, sel-sel lama menjadi aus dan mati. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Dalam   kondisi normal, ampas dikeluarkan secara teratur setiap hari melalui sistem   pembuangan tubuh. ”Yang paling efektif ialah pembuangan racun tubuh itu   melalui buang air besar minimal satu kali. Tidak ada ketentuan yang sama   setiap hari. Misalnya, sampah dapur restoran. Kadang menumpuk tinggi atau   sedikit saja, tergantung dari pemesanan. Begitu pula racun di dalam tubuh,   bisa berbeda setiap hari, tergantung gaya hidup pada hari itu,” paparnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Dia   mencontohkan, jika seseorang pada suatu hari mengonsumsi makanan sehat berupa   sayuran kaya serat, tidak memiliki masalah yang membebani pikiran dan   pekerjaan lancar, toksin yang diproduksi di dalam tubuh tidak terlalu banyak.   Kemudian, keesokan hari semua berubah. Undangan makan membuat orang tersebut   makan berbagai makanan olahan, dengan beban kerja berat dan masalah pelik di rumah,   otomatis kadar toksin yang diproduksi tubuh meningkat. Karena itu, Inayah   kurang menyetujui detoks dilakukan dalam satu kesatuan yang singkat. Apalagi,   tubuh memerlukan waktu beradaptasi ketika melakukan detoks. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;”Saya   kurang setuju, misalnya dengan detoks yang hanya dilakukan tiga hari,   kemudian selesai. Berilah waktu minimal dua minggu dengan pola makan   disesuaikan,” tegas dokter yang juga praktek di Hang Lekiu Medical Center di   kawasan Jakarta Selatan itu. Hal senada juga diungkapkan ahli terapis organik   dari Healthy Choice Kemang dr Angela C Ardhanie. Dia mengatakan, detoks   merupakan proses pengeluaran racun dari dalam tubuh. Cara detoks   bermacam-macam, tergantung kebutuhan masing-masing individu. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;”Bagian   tubuh yang didetoks juga berbeda setiap orang. Di sini kami juga punya detox   center sehingga setiap orang yang mau melakukan detoks harus dilihat dulu   kesehatan dan keluhannya seperti apa. Kemudian, baru kami tuntun,” ungkap   Angela. Biasanya, proses detoks dimulai pada bagian usus besar (colon) sebagai   salah satu organ utama pencernaan. Selain itu, detoks juga bisa dilakukan   pada organ tubuh lain, seperti hati, ginjal, saluran pernapasan, kulit.   ”Organ tubuh yang didetoks memang organ yang secara natural memiliki   kemampuan untuk detoks tubuh, seperti usus besar, hati, ginjal, paru-paru,   kulit,” pungkas alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia   (UKI) itu. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Program   Sesuai Kebutuhan &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Puasa bagi orang-orang yang sudah   terbiasa melakukan setiap satu tahun sekali selama satu bulan, tentu tidak   ada masalah. Tubuh pun akan mudah beradaptasi. Namun, bagi yang belum   terbiasa, maka proses detoksifikasi melalui puasa harus dilakukan secara   hati-hati. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Pasalnya, tubuh harus beradaptasi   dari asupan makanan dengan porsi yang biasa menjadi porsi yang lebih sedikit.   Misalnya, mulai proses puasa selama dua hari dalam dua pekan, kemudian dua   hari dalam sepekan, begitu seterusnya sampai bisa dilakukan setiap hari   berturut-turut selama 30 hari. Seusai berpuasa, penting untuk tetap menjaga   asupan makanan supaya tubuh yang sudah sehat dan bebas racun tadi tidak   kembali dipenuhi racun. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Namun, kendati asupan makanan   sudah dijaga, puasa baik sekali tetap dilakukan. Menurut ahli diet dari   Northwestern Memorial Hospital Wellness Institute dan pembicara American Dietetic   Association Dawn Jackson-Blatner, terdapat beberapa efek dari detoks yang   harus diperhatikan. Misalnya, berat badan yang turun secara cepat tidak baik   bagi tubuh. Saat proses detoks, ketika toksin melewati pembuluh darah, maka   tubuh akan memberi reaksi sehingga bisa timbul gejala sakit kepala, mual,   kembung, sembelit, pilek, flu, demam ringan, gangguan kulit, gangguan emosi,   serta kedinginan. Kadang disertai perubahan warna air seni dan napas bau. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;”Reaksi ini sangat individual   sifatnya. Pada orang tertentu, reaksi ini boleh jadi tidak muncul atau sudah   terjadi pada hari pertama,” ungkap Jackson-Blatner. Namun, reaksi itu baru   muncul pada hari ketiga karena hari ketiga tubuh mulai mengambil energi dari   lemak setelah hari pertama mengambil glukosa dari otot, hari kedua dari   lever. Untuk bisa sampai ke otak, lemak harus mengalami tahap perubahan   hingga membutuhkan waktu lebih lama. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Sementara itu, penulis Eat to   Live: The Revolutionary Plan for Fast and Sustained Weight Loss and Fasting   and Eating for Health Joel Fuhrman MD mengatakan, melakukan detoks dengan   berpuasa untuk waktu lama secara tiba-tiba dapat berbahaya bagi tubuh.   ”Terutama, untuk seseorang yang sebelumnya tidak mengonsumsi makanan sehat   atau memiliki gangguan pada hati dan ginjal, sistem imunitas, serta orang   yang sedang berada dalam tahap pengobatan,” tutur Fuhrman. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Karena itu, dr Inayah Budiasti MS   SpGK menyarankan agar pelaksanaan detoks sebaiknya secara perlahan untuk   memberi tubuh kesempatan beradaptasi. Layaknya orang yang perlu adaptasi   ketika menghadapi pola makan, demikian juga yang dilakukan tubuh. ”Saat tubuh   mengalami pengurangan asupan makanan, maka yang pertama dibuang ialah cairan.   Jadi, bukan lemak yang dibuang dari tubuh. Padahal, sebanyak 80 persen tubuh   terdiri atas air,” ungkapnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Karena itu, detoks yang dilakukan   baik melalui puasa tanpa makan dan minum untuk waktu tertentu atau puasa jus,   perlu dilakukan secara bertahap. Beri waktu pada tubuh beradaptasi minimal   sekitar dua pekan untuk mendapatkan hasil terbaik. ”Memberi waktu istirahat   dua pekan untuk saluran cerna sangat baik, yang penting asupan makanannya   diatur,” tandasnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Puasa   Tak Sekadar Menahan Lapar &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Tubuh langsing adalah idaman   sebagian besar wanita. Berbagai upaya pun dilakukan untuk mewujudkannya.   Puasa dianggap menjadi jalan pintas paling ampuh. Bisa menurunkan berat badan   secara drastis dalam waktu relatif singkat. Selain menahan nafsu lapar,   dengan berpuasa terjadi proses yang sungguh menyehatkan tubuh, yaitu   pembuangan racun-racun (detoksifikasi). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Penurunan berat tubuh hanya   merupakan efek samping dari proses detoks tersebut. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Karena itu,   puasa baik dilakukan tidak hanya untuk orang yang ingin menurunkan berat   badan. Orang sehat dengan berat badan ideal pun sangat baik menjalani puasa   secara periodik agar racun yang masuk ke tubuh tidak menumpuk dan menjadi   penyakit parah. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;”Puasa   untuk detoksifikasi bisa dilakukan dengan berbagai cara.Tetapi prinsipnya   satu, yakni tidak memasukkan makanan berlebihan, terutama yang tidak sehat.   Selain itu,mengurangi pemborosan energi hingga energi yang dihasilkan tubuh   betul-betul digunakan untuk merontokkan semua racun,” ujar ahli gizi dari   Rumah Sakit Jakarta dr Inayah Budiasti MS SpGK. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Penghematan   energi tadi bisa dilakukan dengan puasa seperti yang selama ini dilakukan   secara agama (makan hanya selepas magrib hingga sebelum subuh), atau hanya   menyantap buah dan sayuran. Dengan berpuasa atau menyantap makanan yang mudah   dicerna, tubuh tidak menggunakan energi untuk mencerna makanan, tetapi   betul-betul untuk membuang racun. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;”Sayang,   tidak semua orang paham akan makna dan tujuan puasa sesungguhnya. Dengan   begitu, ketika lepas dari puasa, mereka kembali ke pola makan semula. Makanan   yang masuk tidak diperhatikan jumlah maupun mutunya. Bahkan di saat puasa   pun, kita kerap jorjoran di waktu berbuka hingga proses detoks tidak   berlangsung sempurna,” tutur ibu tiga anak ini. Jadi menurut Inayah,   detoksifikasi merupakan pembuangan racun-racun tubuh dengan cara terbaik   memberikan nutrisi yang sesuai untuk sel-sel tubuh. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Asupan   nutrisi yang sesuai sangat penting karena sel tubuh mendapatkan suplai   makanan dari saluran pencernaan yang dialirkan melalui pembuluh darah ke sel   di seluruh tubuh. Praktek untuk melakukan detoks dengan jus buah makin   familier di tengah masyarakat. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Menurut   ahli terapis organik dari Healthy Choice Kemang dr Angela C Ardhanie,   biasanya dia menganjurkan orang yang ingin melakukan detoks menjalani puasa   dengan tetap mengonsumsi jus buah dan sayuran. Sesuai prinsip Healthy Choice   yang mengedepankan produk organik, maka jus buah dan sayuran yang dipilih   berasal dari buah dan sayur organik, yang dijamin tanpa tambahan zat pengawet   dan gula. &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;(ririn sjafriani/SINDO/mbs)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-3416311359400934481?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/3416311359400934481/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=3416311359400934481' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/3416311359400934481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/3416311359400934481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2008/05/detoks-buang-racun-dari-tubuh.html' title='Detoks, Buang Racun dari Tubuh'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-3118892374512494990</id><published>2008-05-08T20:31:00.000-07:00</published><updated>2008-05-08T20:34:23.351-07:00</updated><title type='text'>Juice Therapy - Detoxifikasi</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Juice Threapy - Detoxifikasi adalah tindakan melakukan pola makan dengan buah mentah sepenuhnya (whole day), yang biasanya dengan cara di blender atau dimakan dengan cara dikunyah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Banyak orang lebih memilih blender karena lebih nyaman mengkonsumsinya, tanpa harus payah payah mengunyah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Detoksifikasi atau detoks yang menurut ahli terapi nutrisi &lt;em&gt;Andang Gunawan&lt;/em&gt; adalah tindakan membuang timbunan kelebihan sampah dan racun yang telah terkumpul dalam tubuh. "Sebenarnya setiap hari tubuh kita melakukan detoks. Hal ini bisa kita lihat setiap hari ada pembuangan. Entah buang air besar, air kecil atau keringat. Jadi seharusnya ini sudah berjalan dengan sendirinya. Nah, jika apa yang kita makan dan yang kita keluarkan itu seimbang, racun tak sempat menumpuk. Badan kita pasti sehat, bugar, dan langsing. Metabolisme tubuh juga baik dan kita juga enggak gampang stres," urai pengarang buku best seller, Food Combining, Kombinasi Makanan Serasi ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Masalahnya yang sering terjadi, meskipun buang air lancar setiap pagi, ternyata tubuh tetap loyo dan sakit-sakitan. Bisa jadi, kata Andang, karena sistem pembuangan kita tidak efektif atau optimal sehingga ampas/sampah makanan masih ada yang tertinggal di tubuh kita. "Kita selama ini berpikiran kalau berat badan naik itu berarti lemak, padahal itu bisa sampah yang tertinggal," kata Andang yang belajar mengenai food combining di Queensland Institute of Natural Science di Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Sampah &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;yang tertinggal itu sebagian besar disimpan di usus besar karena usus besar bisa membesar sampai lima kali ukuran normalnya. "Sisa makanan yang tak bisa keluar dipadatkan di dinding usus, akhirnya menumpuk terus menjadi kerak. Nah, itu, kan, tempatnya penyakit. Akan terjadi pembentukan racun." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Selanjutnya, racun yang tersimpan di usus ­karena dinding usus terdiri atas pori-pori yang menyerap semua yang ada termasuk toksin akhirnya menyebabkan toksin-toksin ini masuk ke pembuluh darah yang lalu beredar ke mana-mana. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;Kalau sudah begitu, ya, pastilah akan mengganggu kerja sel-sel dan jaringan-jaringan yang lain.&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;Dengan demikian, tak ada salahnya bila kita melakukan detoksifikasi secara rutin. Apalagi di zaman modern ini kita banyak mengonsumsi jenis makanan yang tak bisa diterima oleh tubuh, semisal makanan yang diawetkan, makanan dengan pewarna, daging dan ayam yang disuntik, makanan yang terpolusi pestisida, dan sebagainya. Jelas bahwa kadar sampah yang harus dihadapi tubuh pun makin meningkat. Jadi detoks secara khusus sangat dianjurkan. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;NILAI PLUS DETOKS &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;Tujuan utama kita melakukan detoks adalah agar badan sehat karena metabolisme terjaga dengan baik. Namun menurut Andang, detoks yang dilakukan secara rutin juga bermanfaat lain, yaitu: &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kulit jadi lebih bercahaya, sehat dan mulus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Berat badan terjaga &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Meningkatkan vitalitas &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Meningkatkan imunitas      dan kekebalan tubuh &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Menghilangkan selulit &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Karena tubuh menjadi      lebih bugar, pada akhirnya mengurangi insomnia, stres atau depresi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;SIAPA YANG BOLEH MELAKUKAN DETOKS?&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;"Siapa pun yang merasa pola makannya kurang terjaga boleh melakukan detoks," kata Andang. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Namun secara umum detoks tak dianjurkan bagi mereka yang: &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Sedang hamil atau      menyusui &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Menderita penyakit berat dan serius semisal      kanker pada stadium lanjut &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sedang menjalani perawatan medis untuk suatu      penyakit atau baru pulih dari kondisi penyakit serius &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Balita. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;DETOKS PRAKTIS TIGA HARI&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;Bagi yang ingin memulai program detoks, Andang memberikan program detoksifikasi ringan. "Detoks ini dapat dilakukan oleh orang awam karena hanya berlangsung tiga hari," katanya. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Selama detoks, kita hanya makan buah yang sebaiknya di blender dan minum air putih. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;Mengapa buah yang dipilih? Karena buah paling nyaman dan masih ada rasa manisnya. Buah juga merupakan antioksidan tinggi yang berguna membuang racun selain memberikan zat gizi pula. "Jadi, selama detoks kita tak perlu khawatir kehilangan zat gizi." &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;Jus buah ini diminum setiap dua jam sekali diselingi minum air putih. Buah-buahan yang dianjurkan untuk detoks adalah pepaya, nanas, apel, semangka dan wortel"Sebaiknya terapkan monodiet. Artinya kalau di hari pertama minum jus pepaya, maka seharian itu buahnya pepaya saja. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="FI"&gt;Kalau hari kedua apel, ya, apel terus selama hari kedua. Begitu pun di hari ketiga." &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="FI" &gt;Detoks praktis ini bisa dilakukan sebulan sekali. Bila sudah terbiasa, bisa diteruskan lima hari sampai tujuh hari. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="SV" &gt;Anda harus banyak minum untuk memperlancar proses pembuangan dan menghindari dehidrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; color: rgb(51, 153, 204);" lang="SV"&gt;Lebih Bugar Lebih Kuat &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Kini, banyak orang ramai-ramai ikut terapi detoks. Katanya sih, membuat tubuh bersih dari racun. Sebelum salah langkah, simak dulu penjelasannya di sini. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Istilah ‘detoks’ mulai dikenal orang semenjak kebiasaan almarhumah Lady Di melakukan hidrokolon (terapi pembersihan usus besar) dipublikasikan media massa. Sejak itu, selebriti dunia lain pun mengikuti jejaknya mulai dari Demi Moore, Madonna dan Tom Hanks. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Detoks berasal dari kata &lt;i&gt;detoxification &lt;/i&gt;(detoksifikasi) yang tak lain adalah pembersihan diri atau cara membuang timbunan sampah atau racun (toksik) yang berlebih di dalam tubuh. Toksik adalah bahan kimia atau racun yang berbahaya bagi tubuh yang berasal dari air atau makanan yang kita makan. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Beda Detoks dan Cleansing&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Apa sih detoks itu? Dalam sebuah wawancara, dr. Samuel Oetoro, MS, dokter spesialis gizi di Nutrifit Clinic pernah mengungkap, saat ini telah terjadi salah kaprah atas penggunaan istilah ‘detoksifikasi’. Detoksifikasi atau proses buang racun sebenarnya hanya dilakukan oleh fungsi hati (liver). Namun yang beredar di masyarakat, detoks itu difokuskan pada "pembersihan" saluran pencernaan terutama usus. Padahal, ini keliru. Menurut dr Samuel, pembersihan di area perut itu lebih tepat disebut sebagai &lt;i&gt;cleansing&lt;/i&gt;; pembersihan sisa makanan yang tidak terserap tubuh dan menempel di dinding usus besar. Berasal dari "salah kaprah" itulah kini muncul beragam terapi detoks mulai dari hidrokolon, juice puasa, pijat limpatik hingga mengonsumsi pil herbal. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Padukan Olahraga dan Diet Seimbang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Menurut dr. Leane, MSc., dokter spesialis gizi dalam sebuah wawancara menyatakan, tanpa bersusah payah tubuh kita bisa menyaring sendiri sisa kotoran dan racun dalam tubuh. Jadi ketimbang Anda buang uang percuma, sementara hasilnya belum tentu, lebih baik bergabung dengan klub kebugaran. Ikuti berbagai aktivitas dan gunakan beragam fasilitas di situ mulai dari senam, fitness, hingga berenang. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="FI"&gt;Selain itu, lakukan diet seimbang, yakni menyeimbangkan asupan nutrisi lengkap. Komposisi ini tergantung pada umur, tinggi, berat badan, jenis kelamin, aktivitas sehari-hari dan riwayat kesehatan Anda. Salah satu pola makan yang baik adalah perbanyak makan makanan berserat, sayuran, dan buah-buahan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Maka, Anda pun bisa memulai hari dengan sarapan Sereal Nestle yang kaya serat. Selain itu, jangan lupa pula konsumsi segelas susu, karena susu kaya akan vitamin D dan kalsium yang sangat baik untuk tulang agar di masa tua nanti tak menderita osteoporosis. Anda pun bisa mencoba minum susu Bear Brand yang kaya dengan segala manfaat susu. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Mengurangi Potensi Kerusakan Gizi Makanan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Menurut Jane Scrivner, penulis buku &lt;i&gt;Cantik, Sehat, dan Bugar dengan Program Detox&lt;/i&gt;, program detoks adalah cara yang baik untuk menunjukkan seberapa banyak kita perlu makan. Semua makanan saat menjalankan program ini harus disantap dalam bentuk sealami mungkin. Prinsipnya, mengurangi potensi kerusakan gizi makanan dari proses pemanasan saat memasak. Tentu saja semua daging dan ikan tetap perlu dimasak sampai matang, tetapi sayuran harus tetap segar. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Itu sebabnya, Jane Scrivner sangat menganjurkan penerapan teknik-teknik seperti mengukus sebentar, menyiram dengan air mendidih, menggunakan microwave, menumis, dan memanggang singkat. Merebus atau memasak dalam waktu yang lama akan menghancurkan gizi dan rasa makanan. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Efek Samping&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Jane mengingatkan bahwa bisa saja kita mengalami efek samping. Namun, ini sebenarnya tergantung dari cara hidup kita sebelum mengikuti program. Jika Anda peminum kopi yang berat, bisa saja mengalami sakit kepala ringan satu atau dua hari saat tubuh tidak mendapatkan kafein. Begitu pula jika Anda penyuka gula, roti, dan mie. Anda bisa mengalami kehilangan tenaga yang bersifat sementara saat tubuh menyesuaikan program ini. Namun, efek samping itu hanya masalah yang singkat. Gejala flu, misalnya, itu adalah perubahan awal yang sangat normal pada minggu pertama. Semua gejala itu justru menunjukkan bahwa proses detoksifikasi sedang bekerja membersihkan tubuh Anda, sekaligus memasok vitamin, mineral, dan gizi, agar tubuh mampu bekerja optimal. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Bukan untuk Orang Hamil&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Jika program detoks menarik hati Anda, camkan beberapa hal penting ini: &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Program      detoks ini tidak direkomendasikan untuk menolong Anda yang tujuan utamanya      hanya menurunkan berat badan berlebihan (obesitas). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Peringatkan      anak remaja Anda untuk tak iseng-iseng ikut program detoks yang &lt;i&gt;ngetren      &lt;/i&gt;ini. Anak remaja membutuhkan asupan nutrisi seimbang yang tinggi      protein dan kalori untuk menunjang masa pertumbuhannya yang optimal. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Salah-salah, malah bisa      menyebabkan gangguan metabolisme. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Meski program ini untuk kesehatan, bukanlah ditujukan      bagi Anda yang sedang hamil, menyusui, tengah menjalankan perawatan medis,      atau baru pulih dari penyakit serius. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Anda bisa mempraktekkan program detoks ini. Kini toh banyak buku yang mengulas tentang program detoks, lengkap dengan petunjuk melakukannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;(SAM/THS)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-3118892374512494990?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/3118892374512494990/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=3118892374512494990' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/3118892374512494990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/3118892374512494990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2008/05/juice-therapy-detoxifikasi.html' title='Juice Therapy - Detoxifikasi'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-7558458628083533531</id><published>2008-01-16T22:38:00.000-08:00</published><updated>2008-01-16T23:07:53.753-08:00</updated><title type='text'>i eat too much...</title><content type='html'>Entah karena alasan apa, lunch hari ini banyak banget....seperti biasa siy tapi kok jadinya setengah jam kemudian malah ngantuk banget! Padahal kalo diliyat dari porsi makan kayaknya ngga ada peningkatan, ehh nambah dikit ding....&lt;br /&gt;Sambil ditemani se-mug kopi sruupp..sruupp.., plus browsing2 dikit, trus nge-blog bentar deh biar ngantuknya ilang amiin....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hasil penemuannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Ada yang bilang kalo ngantuk itu gara2 kurang suplai O2 ke otak (mungkin ini jawaban global kali yah),  kalo ngantuk abis makan disebabkan karena makanan yang kita makan akan di oleh menjadi gula sehingga kadar gulu dalam tubuh meningkat... Nah hal ini lah yang mengakibatkan kita menjadi mengantuk....&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;*Masuk akal menurut gw hehehe&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mengantuk pada jam2 yang tidak semestinya namanya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Excessive Daytime Sleepiness (EDS) atau hipersomnia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Penyebab paling sering adalah kurang tidur. Kebutuhan tidur usia remaja atau dewasa muda adalah 8,5-9,25 jam. Sudah cukup belum?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;* Kalo aku siy, udah biasa tidur 5 jam doang siy... ngaruh ya?! tapi masa siy harus tidur jam setengah 9???? pliss deh...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Perhatikan juga jam biologis kamu. Pada jam2 berapa mengantuk. Atur jadwal kamu sesuai dengan jam biologis ini, jadi gak ganggu aktivitas.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;* Justru ngantuknya pas siang2, jadi maksudnya mesti ngatur jam kerja disesuaikan dengan jam tidur siang....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Gangguan tidur dengan gejala EDS lainnya: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sindroma Tungkai Gelisah yg ditandai dengan dorongan untuk menggerakkan kaki saat mau tidur.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Sleep Apnea, ditandai dengan mendengkur.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Narcolepsy, ditandai dengan serangan tidur dan halusinasi saat menjelang tidur.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-style: italic;"&gt;*Alhamdulillah ngga ada kelainan...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://dylin.wordpress.com/2007/10/04/hindari-kekenyangan/" class="l" onmousedown="return clk(this.href,'','','res','7','')"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Verdana';"&gt;Berikut ini beberapa dampak akibat terlalu banyak makan (diambil dari majalah Hidayatullah):&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Verdana';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Verdana';"&gt;Menyebabkan hilangnya rasa takut kepada Allah dan sebaliknya akan tumbuh rasa takut terhadap manusia.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Verdana';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Verdana';"&gt;Menyuburkan mentalitas cinta dunia, karena kenikmatan semu dibalik rasa kenyang itu akan mendorong manusia mengulangi kembali pola makan yang sama.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Verdana';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Verdana';"&gt;Menghilangkan kasih sayang kepada sesama makhluk, karena rasa kenyang itu membuatnya lupa banyak orang lain yang masih kelaparan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Verdana';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Verdana';"&gt;Menyuburkan sifat malas untuk beribadah, belajar, bekerja dan berbagai amal sholeh lainnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Verdana';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Verdana';"&gt;Ketika mendengar kata-kata hikmah/nasehat, orang yang terlalu kenyang tidak dapat menangkap dan merasakan sentuhannya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Verdana';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Verdana';"&gt;Jika orang kenyang itu memberi hikmah dan nasehat, maka apa yang disampaikan itu tidak dapat meresap kedalam hati orang yang mendengarnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Verdana';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt; font-family: 'Verdana';"&gt;Terlalu kenyang membuat sulit bernafas dan dapat mendatangkan berbagai macam penyakit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Mudah2an bisa mengikuti jejak Rasulullah, amiin....&lt;br /&gt;Alhamdulilah, ngantuknya udah ilang....i'm ready to work now!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-7558458628083533531?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/7558458628083533531/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=7558458628083533531' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/7558458628083533531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/7558458628083533531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2008/01/i-eat-too-much.html' title='i eat too much...'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-6676024364383233585</id><published>2008-01-15T21:58:00.000-08:00</published><updated>2008-01-15T21:59:01.167-08:00</updated><title type='text'>Konstipasi</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konstipasi adalah kelainan pada sistem pencernaan di mana seorang manusia (atau hewan) mengalami pengerasan feses yang sulit untuk dibuang yang dapat menyebabkan kesakitan hebat pada penderitanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konstipasi dapat disebabkan oleh pola makan, hormon, akibat samping obat-obatan, dan juga karena kelainan anatomis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan konstipasi dapat dilakukan dengan pengubahan pola makan, obat pencahar (laksatif), terapi serat, dan pembedahan, walaupun pilihan terakhir jarang dilakukan. Konstipasi hebat disebut juga dengan obstipasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikuti beberapa tips mengatasi konstipasi atau susah buang air besar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Minum yang cukup 6-8 gelas sehari.&lt;br /&gt;    * Makanlah makanan yang berserat tinggi seperti sayuran &amp;amp; buah-buahan.&lt;br /&gt;    * Lakukan olahraga ringan teratur seperti berjalan (joging).&lt;br /&gt;    * Konsultasikan ke dokter anda bila anda tetap sulit buang air besar, setelah mencoba melakukan tips ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-6676024364383233585?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/6676024364383233585/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=6676024364383233585' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/6676024364383233585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/6676024364383233585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2008/01/konstipasi.html' title='Konstipasi'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-3285432625024622632</id><published>2008-01-13T20:39:00.000-08:00</published><updated>2008-01-13T21:49:16.485-08:00</updated><title type='text'>MAAG</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Gejala sakit maag?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Lambung perih dan nyeri, kembung, mual dan kadang-kadang disertai muntah atau asam yang naik ketenggorokan&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="style1"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;P&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;enyebab sakit maag?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="style2"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Sakit Maag adalah sakit yang ditimbulkan oleh kelebihan asam yang diproduksi oleh lambung yang menyebabkan iritasi di selaput lender lambung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="style2"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt; Dalam kondisi normal asam diperlukan untuk membantu pencernaan dalam mengolah makanan yang kita makan. Namun produksi asam di lambung dapat lebih besar dari yang dibutuhkan bila pola hidup kita tidak teratur dan sehat, misalnya :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;makan tidak teratur atau      terlalu cepat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;makan makanan yang terlalu      pedas dan berminyak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;merokok dan banyak minum      kopi/alcohol&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;stres yang berlebihan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Hidup sehat tanpa sakit maag?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: 1.5pt outset white; width: 100%;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(12, 155, 175) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(13, 186, 210) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Banyak   Makan Makanan Berserat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(12, 155, 175) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(13, 186, 210) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Minumlah   yang banyak (dalam hal ini air putih tentunya!)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td colspan="2" style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(209, 247, 252) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Buah-buahan   dan sayur lebih gampang dan lebih cepat dicerna oleh lambung sehingga membuat   lambung bekerja lebih sehat. Makanan berserat juga dapat membantu proses   buang air besar lebih lancar. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td colspan="2" style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(209, 247, 252) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Air   membantu dalam mengolah nutrisi makanan yang kita makan dan juga membantu   penyerapan nutrisi kedalam tubuh. Selain itu air juga membuat melunakkan dan   melancarkan pembuangan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(235, 252, 254) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;u&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(235, 252, 254) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="style12"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;TIPS:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt; Naikkan konsumsi makanan berserat secara bertahap. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(235, 252, 254) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;u&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(235, 252, 254) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="style12"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;TIPS:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt; Semakin banyak teh, kopi dan alkohol yang kita minum   semakin banyak air yang anda butuhkan karena bahan-bahan diatas justru   menigkatkan kehilangan cairan tubuh (diuretik)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 1.5pt;"&gt;   &lt;td colspan="2" style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(46, 218, 242) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; height: 1.5pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 2pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; height: 1.5pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 2pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td colspan="2" style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(46, 218, 242) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; height: 1.5pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 2pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(12, 155, 175) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(13, 186, 210) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Kurangi   makanan berlemak dan berminyak&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(12, 155, 175) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(13, 186, 210) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Berolahragalah   yang teratur&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td colspan="2" style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(209, 247, 252) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Makanan   berlemak yang berlebih menghambat proses pencernaan sehingga meningkatkan   resiko terserang gejala sakit maag seperti perih, mual dan nyeri di ulu hati&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td colspan="2" style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(209, 247, 252) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Olahraga   pada dasarnya merangsang otot-otot kita bekerja termasuk otot   perut/pencernaan sehingga dapat mempercepat proses pencernaan dan pembuangan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(235, 252, 254) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;u&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(235, 252, 254) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="style12"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;TIPS:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt; Walaupun tidak baik, jangan terlalu drastis mengurangi   makanan berlemak karena kita masih membutuhkan untuk proses lubrikasi tubuh.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(235, 252, 254) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;u&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(235, 252, 254) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="style12"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;TIPS:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt; Jalan-jalan (tidak pakai kendaraan) sehabis makan dapat   membantu proses pencernaan kita lebih sehat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 1.5pt;"&gt;   &lt;td colspan="2" style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(46, 218, 242) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; height: 1.5pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 2pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; height: 1.5pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 2pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td colspan="2" style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(46, 218, 242) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; height: 1.5pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 2pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(12, 155, 175) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(13, 186, 210) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Kontrol   tingkat stres Anda&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(12, 155, 175) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;6&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(13, 186, 210) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Berhentilah   Merokok&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td colspan="2" style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(209, 247, 252) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Stress   dapat mendorong tubuh kita untuk berfokus ke beberapa bagian tertentu saja   dan melupakan prosess pencernaan dan bahkan mempercepat keluarnya asam dalam   perut sehigga membuat kita merasa perih dan mulas.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td colspan="2" style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(209, 247, 252) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Diluar   4.000 bahan berbahaya dalam tiap batang rokok yang kita isap, merokok juga   dapat menyebabkan peningkatan asam lambung dan tukak lambung.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(235, 252, 254) none repeat scroll 0% 50%; width: 5%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="5%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;u&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(235, 252, 254) none repeat scroll 0% 50%; width: 42%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="42%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="style12"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;TIPS:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt; Aturlah pola makan anda secara teratur dimana Anda   dapat makan dengan tidak terburu-buru, dikunyah dengan cukup, relaks dan   tentunya dinikmati.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; width: 2%;" width="2%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(235, 252, 254) none repeat scroll 0% 50%; width: 5%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="5%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;u&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset white; padding: 3.75pt; background: rgb(235, 252, 254) none repeat scroll 0% 50%; width: 46%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="46%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="style12"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;TIPS:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt; Berhentilah merokok saat ini juga!&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; *sumber HanyaWanita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-3285432625024622632?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/3285432625024622632/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=3285432625024622632' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/3285432625024622632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/3285432625024622632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2008/01/maag.html' title='MAAG'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-8381890301450999076</id><published>2007-06-05T23:14:00.001-07:00</published><updated>2007-06-05T23:14:33.017-07:00</updated><title type='text'>Panduan Makanan untuk Penderita Migrain</title><content type='html'>&lt;!-- InstanceEndEditable --&gt;                                                                                                                                                       &lt;!-- InstanceBeginEditable name="isiArtikel" --&gt;                                      &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" height="114" width="100%"&gt;                                       &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                                         &lt;td height="114" valign="top"&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;                                           &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                                             &lt;td height="108" width="15%"&gt;&lt;img src="http://mediasehat.com/image/makansalad.jpg" height="100" width="72" /&gt;&lt;/td&gt;                                             &lt;td width="85%"&gt;Seperti yang telah dijelaskan dalam artikel utama, ada beberapa jenis makanan dan minuman yang harus dihindari seorang penderita migraine karena dapat mencetuskan terjadinya serangan migraine. Yang terpenting adalah selalu ingat untuk membaca label setiap produk makanan atau minuman yang akan dikonsumsi.&lt;/td&gt;                                           &lt;/tr&gt;                                         &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                        &lt;/td&gt;                                       &lt;/tr&gt;                                     &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                                            &lt;table bgcolor="#f27900" border="0" cellpadding="3" cellspacing="1" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr class="judulsedang" align="center" bgcolor="#ffcc99"&gt;                                         &lt;td height="24" width="27%"&gt;Makanan / Minuman &lt;/td&gt;                                         &lt;td bgcolor="#ffcc99" width="36%"&gt;Boleh&lt;/td&gt;                                         &lt;td width="37%"&gt;Hindari&lt;/td&gt;                                       &lt;/tr&gt;                                       &lt;tr bgcolor="#fff0e1" valign="top"&gt;                                         &lt;td bgcolor="#ffeee1"&gt; Minuman &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt; Kopi tanpa kafein, jus buah segar (fresh juice), club soda, minuman cola tanpa kafein seperti ginger ale. &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt;Batasi konsumsi minuman sumber kafein *) di bawah ini maksimum 8 ons perhari :                                           &lt;br /&gt;                                          Kopi, teh, minuman soda jenis cola, susu coklat, coklat                                                                                     &lt;br /&gt;                                          Hindari minuman beralkohol jenis ale, bir, Chianti, cherry, burgundy, vermouth                                          &lt;br /&gt;                                        *) Kafein dapat mencetus gejala-gejala sakit kepala dan hipertensi &lt;/td&gt;                                       &lt;/tr&gt;                                       &lt;tr bgcolor="#fff7e6" valign="top"&gt;                                         &lt;td&gt; Daging, Ikan, Unggas &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt; Semua bentuk segar dari daging, ikan, unggas dan telur &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt; Daging yang diawetkan, dikalengkan, atau daging olahan, ham yang dikalengkan atau diawetkan, acar ikan herring, ikan asin, hati ayam olahan, sosis, daging pepperoni, segala bentuk daging yang diolah dengan bahan pelunak daging, kecap atau ekstrak ragi. &lt;/td&gt;                                       &lt;/tr&gt;                                       &lt;tr bgcolor="#fff0e1" valign="top"&gt;                                         &lt;td&gt; Susu dan olahannya &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt;Susu : susu homogenized, susu skim&lt;br /&gt;Keju : keju amerika, keju cottage, gouda, farmer, ricotta, keju krim, velveeta, yogurt&lt;br /&gt;Batasi krim asam maksimal ½ cangkir &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt; Keju : segala jenis keju matang seperti keju biru, Boursault, keju jenis Brie, keju Camembert, cheddar, Roquefort, Stilton, mozzarella, parmesan, provolone, Romano, Emmentaler &lt;/td&gt;                                       &lt;/tr&gt;                                       &lt;tr align="left" bgcolor="#fff7e6" valign="top"&gt;                                         &lt;td&gt; Roti/Sereal/Sumber karbohidrat &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt;Roti tawar, roti manis.&lt;br /&gt;Segala bentuk cereal, kentang, ubi, nasi, pasta &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt; Segala bentuk roti dan cracker yang mengandung keju atau coklat &lt;/td&gt;                                       &lt;/tr&gt;                                       &lt;tr align="left" bgcolor="#fff0e1" valign="top"&gt;                                         &lt;td&gt; Sayur-sayuran &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt; Semua jenis sayuran kecuali yang masuk kategori 'hindari'. &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt; Kacang-kacangan, kacang kedelai, lentil, dan sauerkraut &lt;/td&gt;                                       &lt;/tr&gt;                                       &lt;tr align="left" bgcolor="#fff7e6" valign="top"&gt;                                         &lt;td&gt; Buah-buahan &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt; Semua jenis buah-buahan kecuali yang masuk kategori 'hindari' atau 'batasi'. &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt; Batasi maksimal ½ cangkir perhari : alpukat, pisang, citrus, buah ara, kismis, pepaya, markisa, plum merah,     raspberry&lt;/td&gt;                                       &lt;/tr&gt;                                       &lt;tr align="left" bgcolor="#fff0e1" valign="top"&gt;                                         &lt;td&gt; Sup &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt; Sup krim yang dibuat dari bahan-bahan yang dibolehkan, sup dengan kaldu alami &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt; Sup kalengan, sup instan, sup dengan kandungan ragi atau MSG &lt;/td&gt;                                       &lt;/tr&gt;                                       &lt;tr align="left" bgcolor="#fff7e6" valign="top"&gt;                                         &lt;td&gt; Makanan Penutup &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt; Buah-buahan, es buah atau shorbet, es krim, kue bolu, kue kering, agar-agar jelly &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt; Gunakan dengan perhatian : semua produk yang mengandung coklat &lt;/td&gt;                                       &lt;/tr&gt;                                       &lt;tr align="left" bgcolor="#fff0e1" valign="top"&gt;                                         &lt;td&gt; Permen, Pemanis &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt; Gula, jelly, selai, madu, sirup &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt; Permen coklat, sirup coklat, selai coklat, sirup gula atau molase, permen ekstrak licorice &lt;/td&gt;                                       &lt;/tr&gt;                                       &lt;tr align="left" bgcolor="#fff7e6" valign="top"&gt;                                         &lt;td&gt; Lain-lain &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt; Garam dalam jumlah normal &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt;Kecap, MSG, ragi, ekstrak ragi, ragi untuk bir, pelunak daging, garam gurih/berbumbu.&lt;br /&gt;Baca label dengan hati-hati.&lt;br /&gt;Makanan beku, pizza dengan keju. Kacang dan biji-bijian seperti : kacang tanah, selai kacang, kwaci, wijen. Makanan ringan dan makanan instan yang mengandung bahan-bahan jenis 'hindari'. Segala jenis makanan yang diacar, diawetkan, atau dikeringkan. &lt;/td&gt;                                       &lt;/tr&gt;                                       &lt;tr bgcolor="#ffcc99"&gt;                                         &lt;td&gt; &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt; &lt;/td&gt;                                         &lt;td&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-8381890301450999076?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/8381890301450999076/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=8381890301450999076' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/8381890301450999076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/8381890301450999076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2007/06/panduan-makanan-untuk-penderita-migrain.html' title='Panduan Makanan untuk Penderita Migrain'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-161882885538639244</id><published>2007-06-05T23:08:00.001-07:00</published><updated>2007-06-05T23:08:53.917-07:00</updated><title type='text'>Relaksasi, Solusi untuk Penderita Migrain</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;BAGI             siapa pun, terserang&lt;i&gt; &lt;/i&gt;migrain pastilah menjengkelkan. Pekerjaan tak bisa tuntas,             produktivitas pun terhambat. Buruknya, migrain bisa menyerang semua kelompok usia.             Umumnya, usia rata-rata penderita migrain tercatat antara 10-30 tahun. Sepuluh persen dari             penderita migrain mengalaminya setelah berusia 40 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Uniknya lagi, kaum wanita lebih "berbakat" terkena migrain. Data &lt;i&gt;Health             Journal&lt;/i&gt; memperlihatkan jumlah penderita wanita tiga kali lipat lebih banyak             dibandingkan pria. Bukan hanya itu, hampir separuh dari penderita migrain juga sekaligus             penderita sakit kepala jenis lain seperti sakit kepala akibat kontraksi otot, pelebaran             pembuluh darah, gangguan tubuh, dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Sebelum terjadi serangan, umumnya penderita migrain akan mengalami peringatan awal             (aura) seperti penglihatan kabur, pandangan mata menangkap noda hitam yang             melayang-layang, melihat bentuk mirip bintang berwarna-warni, atau seakan-akan melihat             benda-benda khayal lain. Selain itu, timbul gangguan pada indra peraba dan gerak berupa             kesemutan pada tangan atau jari-jari, disertai perasaan lemah yang lama kelamaan menjalar             ke atas yakni ke seluruh lengan hingga kepala.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Peringatan awal lainnya berupa gangguan bicara, misalnya bicara yang membingungkan,             kehilangan kata-kata, atau bahkan tak mampu berkata-kata sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;**&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;SEBENARNYA, migrain punya latar belakang biokimia. Saat migrain menyerang, dalam tubuh             terjadi peningkatan substansi kimiawi tertentu yang berfungsi memancarkan pesan-pesan dari             syaraf. Keadaan ini mendorong pembuluh-pembuluh nadi pada kepala mengalami pengerutan.             Pembuluh-pembuluh darah yang kejang tersebut akan membesar dan menimbulkan rasa sakit             berdenyut-denyut. Pembuluh ini akan kembali ke ukuran semua setelah rasa sakit timbul.             Meskipun demikian, penderita masih merasa letih dan tidak enak badan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Gangguan berupa sakit yang menusuk-nusuk ini menyeruak dari daerah sekitar sebelah mata             atau pelipis. Secara bertahap, rasa sakit ini akan menjalar ke daerah sekitarnya hingga             pada akhirnya menyerang separuh bagian kepala. Lama-lama sakit kepala akan terasa di             seluruh bagian kepala, bahkan bisa mencapai leher, wajah, dan rahang. Selanjutnya, rasa             sakit akan semakin parah dan berdenyut-denyut. Penderita semakin sengsara bila             membungkukkan badan, bekerja agak berat, atau bila terkena cahaya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Selama serangan, reaksi terhadap rangsangan indra seperti cahaya yang terang atau suara             gaduh menjadi berlebihan. Oleh karena itu, penderita akan mudah marah bila mendengar             anak-anak berteriak-teriak, misalnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Pada saat seperti ini, pembuluh darah nadi pada kulit daerah pelipis yang sakit akan             melebar dan tampak berdenyut. Kalau mau, terkanlah daerah ini dengan jari. Tekanan seperti             ini dapat mengurangi rasa sakit, meski sifatnya hanya sementara. Selain itu, serangan             sakit kepala juga bisa menyebabkan pembengkakan atau sumbatan pada selaput lendir hidung             dan mata pada sektor kepala yang sakit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Pada serangan ringan, rasa sakit hanya berlangsung beberapa jam. Setelah serangan,             penderita akan merasa normal kembali. Namun, pada keadaan yang lebih parah, rasa sakit             akan diderita selama beberapa hari. Timbullah rasa mual, muntah, tangan dan kaki terasa             dingin, gemetar, dan wajah memucat. Bahkan pada akhir serangan, biasanya diikuti dengan             sering buang air kecil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;**&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;WALAUPUN sampai sekarang belum diketahui penyebab yang pasti, kemungkinan migrain             timbul gara-gara gangguan fungsi peredaran darah pada otak. Timbulnya gejala-gejala yang             mendahului keluhan migrain kemungkinan disebabkan adanya penyempitan pembuluh darah di             otak. Sedangkan keluhan sakit kepala yang menyertai migrain terjadi akibat melebarnya             pembuluh nadi kulit kepala. Dicurigai, gangguan ini berkaitan dengan perubahan-perubahan             yang sangat rumit dari sistem syaraf, pembuluh darah, dan biokimia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Banyak faktor pencetus yang diduga menyebabkan timbulnya migrain. Makanan misalnya,             sering menyebabkan timbulnya migrain. Misalnya saja cokelat, susu padat lemak, keju, ikan             dalam kaleng, dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Faktor fisiologis dalam tubuh pun dapat jadi pencetus migrain. Misalnya bila melakukan             gerakan membungkukkan badan atau meregangkan badan, kelelahan, bepergian jauh, atau             melakukan aktivitas fisik terlalu berat. Penyebab migrain lainnya adalah faktor emosi,             misalnya stres, kegembiraan berlebihan, rasa tertekan, takut, khawatir, dan lain-lain.             Bukan hanya itu, pil KB atau obat-obatan yang mengandung estrogen, gangguan keseimbangan             hormonal saat menstruasi, merokok, cahaya matahari, hawa dingin, kurang tidur, atau             kelewat banyak tidur juga dapat menjadi penyebab migrain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Untuk melepaskan diri dari derita migrain, sekarang ini tersedia berbagai jenis obat.             Hanya, obat-obatan umumnya punya efek samping. Sakit kepala memang hilang, namun sebagai             gantinya, tiba-tiba muncul rasa nyeri di ulu hati atau mual. Oleh karena itu, jika ingin             mengonsumsi obat migrain, lebih baik konsultasikan dulu dengan dokter. Biasanya dokter             akan memberikan&lt;i&gt; alkaloida ergot&lt;/i&gt; pada penderita migrain secara oral. Atau, jika             kondisi sangat parah, dokter akan menganjurkan pemeriksaan dengan&lt;i&gt; electro encephalogram&lt;/i&gt;             (EEG) atau &lt;i&gt;computerized tomographic&lt;/i&gt; (CT).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Cara lain yang paling dianjurkan untuk mengatasi keluhan migrain adalah relaksasi,             yakni pemijatan secara perlahan pada leher dan punggung, olah raga secara teratur. Bisa             juga dengan kompres dingin. Beristirahatlah dengan tenang, jika perlu matikan lampu. Para             ahli pernapasan bahkan mengajurkan penderita migrain untuk menarik napas sedalam-dalamnya             dan sebanyak-banyaknya setiap pagi, saat udara masih bersih. Cara ini bisa menimbulkan             perasaan tenang dan menghadirkan oksigen lebih banyak ke paru-paru. Dengan demikian, tubuh             jadi lebih nyaman. Dalam waktu tertentu, upaya ini bisa menambah kebugaran sehingga organ             di bagian kepala tak mudah mengalami gangguan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Selain menjalani pola hidup sehat, bersikap lebih santai dalam menghadapi kesulitan             hidup serta terampil mengelola stres pun banyak membantu mengusir derita akibat migrain. &lt;i&gt;Nah&lt;/i&gt;,             sebelum menghubungi dokter, jika gejala migrain muncul, cobalah menghalaunya dulu dengan             cara ini. Tak ada salahnya,&lt;i&gt; kan&lt;/i&gt;? (Dra. Dessy Rikara, Apt.)***&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-161882885538639244?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/161882885538639244/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=161882885538639244' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/161882885538639244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/161882885538639244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2007/06/relaksasi-solusi-untuk-penderita.html' title='Relaksasi, Solusi untuk Penderita Migrain'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-5618732760177794299</id><published>2007-06-05T23:03:00.000-07:00</published><updated>2007-06-05T23:08:13.210-07:00</updated><title type='text'>Serba serba sakit kepala</title><content type='html'>Dalam istilah umum, sakit kepala adalah rasa sakit yang terjadi di kepala. Menurut terminologi anatomi-fisiologi, sakit kepala adalah sakit yang timbul akibat terstimulasinya serabut-serabut syaraf yang sensitif terhadap nyeri, disebut nosiseptor , yang tersebar di seluruh kulit kepala, wajah dan di permukaan serta bagian dalam otak. 90% kasus sakit kepala yang terjadi disebabkan oleh stres dan ketegangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan kasus sakit kepala mudah didiagnosa, karena umumnya memiliki gejala-gejala yang khas dan membentuk pola yang jelas. Namun apabila dengan pengobatan standar, sakit kepala tersebut tidak dapat teratasi, maka penderita harus dirujuk ke dokter spesialis&lt;br /&gt;Berdasarkan penyebabnya, sakit kepala dapat diklasifikasikan menjadi :&lt;br /&gt;1.     Sakit kepala muskular&lt;br /&gt;      Disebabkan oleh adanya ketegangan atau kontraksi otot terus-menerus pada otot wajah dan leher, seringkali akibat stres atau terlalu lama bekerja di depan komputer. Nyeri yang timbul umumnya ringan sampai berat, dan rasanya seperti ada sesuatu yang menekan kepala atau leher. Sakit kepala jenis ini dapat diatasi dengan minum obat penghilang nyeri yang dijual bebas, seperti parasetamol dan aspirin.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;2.     Sakit kepala vaskular&lt;br /&gt;      Disebabkan oleh tidak normalnya aliran darah otak. Yang termasuk jenis sakit kepala vaskular adalah migrain; toxic headaches atau sakit kepala toksik yang disebabkan oleh demam atau terpapar zat kimia seperti MSG, insektisida atau pelarut organik; dan cluster headaches yaitu sakit kepala yang menyerang secara berkelompok selama beberapa minggu dalam sebulan. Sakit kepala jenis ini ditandai dengan rasa nyeri yang intens atau hebat seperti menusuk-nusuk pada salah satu atau kedua sisi kepala.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;3.     Traction headaches&lt;br /&gt;      Terjadi apabila serabut-serabut syaraf tertarik, teregangkan atau terpindahkan, misalnya dengan menjulingkan mata atau mengernyitkan wajah akibat berkurangnya daya penglihatan. Tumor otak juga dapat menyebabkan traction headaches karena tumor tersebut menekan dinding pembuluh darah yang sensitif terhadap nyeri. Ciri-ciri sakit kepala jenis ini adalah adanya sensasi tekanan yang kuat pada kepala.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;4.     Sakit kepala akibat pembengkakan/inflamasi&lt;br /&gt;      disebabkan oleh adanya iritasi atau infeksi pada pembuluh darah arteri (arteritis) atau syaraf di kepala, di sinus-sinus, di tulang belakang, leher, telinga atau gigi. Selain arteritis, meningitis yaitu inflamasi pada membran selaput luar otak juga merupakan contoh pencetus jenis sakit kepala ini. Nyeri yang timbul umumnya ringan sampai sedang, dan bisa periodik atau berkesinambungan, tergantung pada penyebabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan sakit kepala harus dianggap serius?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit kepala yang berkepanjangan dan berangsur-angsur meningkat selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan bisa jadi merupakan tanda-tanda adanya tumor otak. Pada meningitis, sakit kepala umumnya disertai oleh demam, mual dan rasa kaku pada leher. Pada kasus stroke, sakit kepala terjadi secara tiba-tiba dan intens, dan penderita dapat mengalami masalah pada penglihatan, kesulitan bicara, diikuti oleh matirasa. Anda juga harus berhati-hati apabila Anda berusia di atas 40 tahun dan belum pernah mengalami sakit kepala sebelumnya. Secara umum, apabila sakit kepala tidak segera reda setelah diobati dengan obat penghilang nyeri biasa, sebaiknya perlu memeriksakan diri ke dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya berapa lama durasi sakit kepala berlangsung?&lt;br /&gt;Sakit kepala muskular ataupun cluster headaches umumnya berdurasi sekitar 15 menit, tetapi pada kasus migrain, sakit kepala bisa berlangsung selama 4 jam! Pada beberapa orang, sakit kepala dapat menyerang kurang dari 15 menit atau bahkan sampai berhari-hari.&lt;br /&gt;Sakit kepala juga lebih sering menyerang wanita dibanding pria, hal ini karena umumnya pada awal masa menstruasi, wanita sering kali mengalami migrain, sehingga sering disimpulkan bahwa migrain juga dipengaruhi oleh hormon, walaupun belum ada bukti secara ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisakah sakit kepala diobati?&lt;br /&gt;Pengobatan dapat saja dilakukan tergantung pada jenis sakit kepala yang diderita. Sakit kepala muskular dapat diatasi dengan obat penghilang nyeri yang dijual bebas atau obat dengan mekanisme kerja muscle relaxan (pelemas otot), atau dengan teknik-teknik yang bisa mengurangi stress. Migrain harus diatasi dengan obat-obat yang selain dapat mencegah serangan juga dapat mengatasi gejala-gejala yang timbul ketika serangan muncul. Migraine juga dapat dicegah dengan menghindari makanan-makanan yang dapat mencetus serangan (klik artikel : To Eat or Not To Eat, Panduan Makanan untuk Penderita Migrain ). Traction headaches yang disebabkan oleh tumor otak mungkin membutuhkan tindakan operasi untuk menghilangkan sumber sakit. Sakit kepala yang diakibatkan oleh pembengkakan/inflamasi dapat diobati dengan obat-obat kortikosteroid atau turunannya yang bekerja mengurangi pembengkakan jaringan. Klik artikel : untuk informasi yang lebih lengkap tentang sakit kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara mencegah terjadinya sakit kepala?&lt;br /&gt;Pencegahan sakit kepala bisa dilakukan dengan cara mengubah gaya hidup yang lebih sehat, mengurangi stres, memperbaiki pola makan dan juga berolahraga. Olahraga teratur dapat menyebabkan otak melepaskan senyawa kimia tubuh yang disebut endorphin, yaitu suatu penghilang nyeri alami. Seseorang dengan pola tidur, makan dan olahraga yang teratur memiliki kemungkinan yang lebih kecil terserang sakit kepala dibanding orang dengan pola hidup yang tidak teratur.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah hal-hal lain yang dapat mencetus terjadinya sakit kepala :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;    Terlalu banyak tidur, atau tidur siang terlalu lama&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    Menunda waktu makan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    Wangi parfum yang terlalu kuat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    Cahaya yang terang, seperti cahaya yang berasal dari sinar matahari, fluoresens, TV   atau monitor computer&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    Garam&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    Daging olahan, seperti daging burger, hotdog, luncheon&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    Kacang-kacangan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;    Dataran tinggi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Tips sederhana untuk mengobati migrain :&lt;br /&gt;1--Beristirahatlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penderita migrain biasanya peka terhadap cahaya. Oleh karena itu untuk&lt;br /&gt;meredakan rasa nyeri ini, penderita disarankan untuk beristirahat di tempat&lt;br /&gt;yang gelap dan tenang. Jauhilah sumber-sumber keramaian dan tempat bercahaya&lt;br /&gt;terang. Tenangkan diri dengan sebaik-baiknya dan cobalah untuk tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2--Kompres kepala dengan es/air dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba redakan rasa nyeri itu dengan mengompres bagian yang sakit dengan es&lt;br /&gt;atau air dingin. Dingin bisa membantu menyempitkan pembuluh darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3--Jauhi sumber-sumber penyebab migrain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa zat yanng dapat memicu migrain, seperti caffein, alkohol. Jika&lt;br /&gt;migrain disebabkan oleh alergi, jauhi sumber alergi, misal, coklat, susu,&lt;br /&gt;keju, dan monosodium glutamat (MSG) dalam vetsin. Kurangi minum kopi atau&lt;br /&gt;teh. Adakalanya sedikit cafein/kopi dapat meredakan migrain. Namun lebih&lt;br /&gt;dari secangkir kopi akan menambah rasa nyeri migrain. Selain itu, jauhi juga&lt;br /&gt;cologne dan bau-bauan yang menyengat karena dapat memperparah migrain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4--Hangatkan bagian leher.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikan kerileksan pada leher. Leher biasanya adalah bagian tubuh yang&lt;br /&gt;bekerja berat menopang kepala. Kelelahan pada leher dapat memicu rasa sakit&lt;br /&gt;kepala. Saat beristirahat, coba hangatkan leher anda. Atau, beri sedikit&lt;br /&gt;pijatan lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5--Minum obat pereda sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak obat pereda sakit berupa analgesik dan antipiretik. Aspirin&lt;br /&gt;biasanya menjadi pilihan banyak orang. Namun, jangan sembarang minum obat.&lt;br /&gt;Yang terbaik adalah obat yang dianjurkan oleh dokter anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-5618732760177794299?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/5618732760177794299/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=5618732760177794299' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/5618732760177794299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/5618732760177794299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2007/06/serba-serba-sakit-kepala.html' title='Serba serba sakit kepala'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-118612862583165628</id><published>2007-05-31T21:09:00.000-07:00</published><updated>2007-05-31T23:41:26.618-07:00</updated><title type='text'>Betis Kram pas tidur malam hari</title><content type='html'>diCopy dari blognya &lt;a href="http://blog.raditya.net/?m=200503"&gt;mbak Tya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;beberapa hari ini kakiku kram terus&lt;br /&gt;pagi ini coba browsing2 di &lt;b&gt;&lt;a href="http://health.groups.yahoo.com/group/berbadan-dua/"&gt;milis berbadu&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; dan nemu bbrp jawaban. aku coba rangkum disini ya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kram pada ibu hamil adalah biasa, terutama pada trisemester kedua pada kehamilan. penyebabnya a.l:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;- &lt;b&gt;hormon kehamilan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;- &lt;b&gt;beban berat badan yang bertambah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;- &lt;b&gt;kekurangan kalium&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;- kurang bergerak atau karena&lt;b&gt; sirkulasi darah tidak lancar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;mis: tidur miring ke lamaan, duduk kelamaan tidak ada streching dll. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;Tips utk mengurangi kram&lt;/b&gt;:&lt;br /&gt;- pijat2 ringan di kaki untuk mengurangi stress dan memperlancar jalan darah, terutama di kaki yg sering bengkak&lt;br /&gt;- banyak makan pisang karena pisang banyak mengandung kalium&lt;br /&gt;- sebelum tidur kaki digosok dengan balsem/minyak gosok/counterpain.&lt;br /&gt;- kalau sudah kram dapat menggunakan counterpain atau balsem untuk meredakan sakitnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dwi, waktu hamil dulu aku sering banget ngulet dan berujung dgn kram. Kata dokterku nguletnya harus pake trik &lt;/span&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt=":)" style="'width:13.5pt;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ADMINI~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.gif" href="http://blog.raditya.net/smilies/yahoo_smiley.gif"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt=":)" class="wp-smiley" title=":)" shapes="_x0000_i1025" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;Kalo ngulet usahakan kaki kita ditarik kearah badan kita.&lt;br /&gt;Biasanya kan kl ngulet jari2 kaki akan menjauh dr badan kita.&lt;br /&gt;Sekarang di balik kalo ngulet jari-jari kaki arahkan kearah kita.&lt;br /&gt;Setelah aku praktekin, si kram jarang datang lagi..&lt;br /&gt;aku jadi bisa ngulet dengan tenang … &lt;/span&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" alt=";)" style="'width:13.5pt;height:13.5pt'/"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.gif" alt=";)" class="wp-smiley" title=";)" shapes="_x0000_i1026" border="0" height="18" width="18" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;cara mengatasi kram&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;:&lt;br /&gt;jari kaki ditegakkan sejajar/vertikal dgn tumit utk beberapa saat nanti kramnya akan hilang.&lt;br /&gt;jangan dibiarkan krn nanti bisa timbul varises di betis…&lt;br /&gt;selain itu kalo lagi tidur harap ingat2 pas ngulet buru2 jari kaki ditegakkan sejajar dgn tumit&lt;br /&gt;utk mencegah kram mendadak…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kalo yg diajarkan di senam hamil:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;- Kita ambil posisi tidur telentang&lt;br /&gt;- kemudian ujung-ujung jari kaki dibengkokkan kearah luar&lt;br /&gt;- tahan beberapa detik, lepaskan.&lt;br /&gt;- Gerakan diulang hingga beberapa kali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;cara lain:&lt;br /&gt;- berpegangan (pada kursi misalnya)&lt;br /&gt;- Wajah menunduk&lt;br /&gt;- Tekuk kaki sampai bawah (jongkok tp pegangan),&lt;br /&gt;- tahan beberapa detik, naik lagi..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Capek sih, tapi Insya Allah dapat mencegah kram kaki selama kehamilan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-118612862583165628?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/118612862583165628/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=118612862583165628' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/118612862583165628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/118612862583165628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2007/05/betis-kram-pas-tidur-malam-hari.html' title='Betis Kram pas tidur malam hari'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-2654871901824902319</id><published>2007-05-22T00:49:00.000-07:00</published><updated>2007-05-22T01:00:37.491-07:00</updated><title type='text'>LUPUS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_aAPmblfcci8/RlKjE4f0FkI/AAAAAAAAAAs/1wiNwdbyPpk/s1600-h/lupuswajah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_aAPmblfcci8/RlKjE4f0FkI/AAAAAAAAAAs/1wiNwdbyPpk/s320/lupuswajah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5067291835025856066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;Tubuh memiliki kekebalan untuk                        menyerang   penyakit dan menjaga tetap &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;sehat.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Namun,                     apa jadinya jika kekebalan   tubuh                     justru    menyerang  organ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;tubuh                     yang &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;sehat.                     Penyakit &lt;i&gt;Lupus&lt;/i&gt; diduga berkaitan dengan sistem                     imunologi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     yang berlebih.&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                                           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Penyakit                     ini tergolong misterius. Para dokter kadang bingung                     mendiagnosis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     penyakit ini. Namanya sedikit unik, &lt;i&gt;&lt;b&gt;LUPUS&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                     &lt;/span&gt;  &lt;span style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Lupus&lt;/i&gt; &lt;/b&gt;                     dalam bahasa Latin    berarti "anjing                     hutan". Istilah ini    mulai                     dikenal &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;sekitar                         satu abad lalu. Awalnya,   penderita penyakit ini                     dikira mempunyai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     kelainan kulit, &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi . &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Bercak-bercak                     merah di bagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     berkepanjangan , rambutnya rontok, persendian  kerap                     bengkak dan timbul &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     sariawan.    Penyakit   ini tidak                     hanya     menyerang                     kulit,    tetapi juga dapat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;menyerang                     hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh.&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                     &lt;/span&gt; &lt;span style=""&gt;Gejala-gejala                     penyakit&lt;span style=""&gt;                     dikenal&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;sebagai                       &lt;i&gt;Lupus Eritomatosus Sistemik&lt;/i&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;  (&lt;i&gt;&lt;b&gt;LES&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;)                     alias &lt;i&gt;Lupus&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;Eritomatosus &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;artinya                     kemerahan. sedangkan &lt;i&gt;sistemik&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt;                     bermakna menyebar luas                     keberbagai &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;organ                     tubuh. Istilahnya disebut   &lt;b&gt;&lt;i&gt;LES&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;                     atau                     &lt;i&gt;Lupus&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;                                           &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt; &lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                                           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;b&gt;Masih                     awam&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt; &lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Jumlah                     penderita &lt;i&gt;Lupus&lt;/i&gt; ini tidak terlalu banyak. Menurut                     data pustaka, di&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     Amerika Serikat ditemukan 14,6&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;sampai 50,8 per 100.000. Di Indonesia &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;bisa &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;dijumpai                     sekitar 50.000 penderitanya.&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;                     &lt;span style=""&gt;Sedangkan                        di   RS Ciptomangunkusumo                     Jakarta,    dari 71 kasus yang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;ditangani                      sejak awal 1991 sampai akhir 1996 , 1 dari 23                     penderitanya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;adalah  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;laki-laki.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     Penyakit &lt;i&gt;Lupus&lt;/i&gt; masih sangat awam bagi masyarakat.&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt; &lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Setelah                     diteliti penyebab &lt;i&gt;Lupus&lt;/i&gt; karena faktor keturunan dan                     lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     Penyakit ini justru diderita wanita usia produktif sampai                     usia 50 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     Namun &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     begitu, ada juga pria&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang                     mengalaminya. Ahli menduga penyakit&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     ini  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     berhubungan dengan hormon estrogen.&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt; &lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Karena                     &lt;i&gt;Lupus&lt;/i&gt; menyerang wanita subur, kerap menimbulkan                     berbagai aspek&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     kesehatan.    Misalnya hubungan                      dengan    kehamilan yang menyebabkan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;abortus,  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     gangguan perkembangan janin atau pun bayi meninggal&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;saat lahir.&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt; &lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Namun,                     hal ini bisa saja terjadi sebaliknya. Artinya, justru                     kehamilan bisa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     memperburuk gejala &lt;i&gt;Lupus&lt;/i&gt;. Sering dijumpai gejala &lt;i&gt;Lupus&lt;/i&gt;                     muncul sewaktu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;hamil                     atau setelah melahirkan.&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt; &lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                                           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;b&gt;Otoimun&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt; &lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;i&gt;Lupus&lt;/i&gt;                     merupakan penyakit yang menyerang perubahan&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;sistem kekebalan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;perorangan,                     yang sampai kini belum diketahui penyebabnya. Penyakit ini &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;muncul                     akibat kelainan fungsi sistem kekebalan tubuh.&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt; &lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                                           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Dalam                     tubuh seseorang terdapat antibodi yang berfungsi menyerang                     sumber&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;penyakit                     yang akan masuk dalam tubuh. Uniknya, penyakit &lt;i&gt;Lupus&lt;/i&gt;                     ini antibodi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;yang                     terbentuk dalam tubuh muncul berlebihan.&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Hasilnya,                     antibodi justru menyerang sel-sel jaringan organ tubuh yang                     sehat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     Kelainan ini disebut autoimunitas .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;                     &lt;span style=""&gt;Antibodi                     yang berlebihan ini, bisa masuk ke seluruh jaringan dengan                     dua &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;cara                      yaitu :.&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;b&gt;Pertama,&lt;/b&gt;                     antibodi aneh ini bisa   langsung                     menyerang   jaringan  sel tubuh, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;seperti&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;pada sel-sel darah merah yang menyebabkan                      selnya akan hancur. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Inilah                     yang &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     mengakibatkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penderitanya                     kekurangan sel darah merah atau &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     anemia.&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt; &lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;b&gt;                     Kedua,&lt;/b&gt; antibodi bisa bergabung dengan antigen (zat                     perangsang pemben&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;tukan &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     antibodi), membentuk ikatan yang disebut kompleks                     imun.Gabungan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     antibodi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan                     antigen mengalir bersama darah, sampai tersangkut di pem&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;buluh &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     darah  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     kapiler akan menimbulkan peradangan. &lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;                     &lt;span style=""&gt;Dalam                     keadaan normal, kompleks ini akan dibatasi oleh sel-sel                     radang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;(fagosit) &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     Tetapi, dalam keadaan abnormal,&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;kompleks ini tidak dapat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;dibatasi                     dengan &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;baik.                     Malah sel-sel radang tadi bertambah banyak sambil &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     mengeluarkan &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;enzim,                     yang menimbulkan peradangan di sekitar kompleks.&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;                     &lt;span style=""&gt;Hasilnya,                     proses peradangan akan berkepanjangan dan akan merusak &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;organ &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     tubuh dan mengganggu fungsinya. Selanjutnya, hal ini akan                     terlihat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;sebagai                      gejala penyakit. Kalau hal ini terjadi, maka dalam jangka                     panjang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;fungsi                     organ &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     tubuh akan terganggu.&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;                     &lt;span style=""&gt;Umumnya                      penderita   &lt;i&gt;Lupus&lt;/i&gt;   mengalami                     gejala seperti.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;kulit                     yang mudah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     gosong akibat   sinar matahari serta                       timbulnya   gangguan  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     pencernaan.&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Gejala  umumnya                      penderita   sering merasa                     lemah,  kelelahan  yang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;berlebihan,                     demam dan pegal-pegal.   Gejala ini terutama                     didapatkan pada  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;masa                     aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;                      &lt;span style=""&gt;Pada                     kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi,                     mirip &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     kupu-kupu. Kadang disebut  (&lt;i&gt;butterfly rash&lt;/i&gt;).                     Namun ruam merah menyerupai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan                     kadang-kadang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     bersisik.&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;                     &lt;span style=""&gt;Melihat                     banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah                     terserang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;dua                     atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap  &lt;b&gt;&lt;i&gt;Lupus&lt;/i&gt;.&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;                     &lt;/o:p&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;                      &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;U&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;ntuk                     sembuh total dari penyakit ini, tampaknya sulit. Dokter                     lebih berfokus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     pada pengobatan yang sifatnya sementara.Lebih difokuskan                     untuk mencegah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;p style="margin-bottom: -1px; margin-top: -1px;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                     meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh.                     &lt;/span&gt;                     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-2654871901824902319?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/2654871901824902319/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=2654871901824902319' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/2654871901824902319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/2654871901824902319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2007/05/lupus.html' title='LUPUS'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_aAPmblfcci8/RlKjE4f0FkI/AAAAAAAAAAs/1wiNwdbyPpk/s72-c/lupuswajah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-5030462950985743584</id><published>2007-05-18T18:46:00.000-07:00</published><updated>2007-05-18T19:03:37.343-07:00</updated><title type='text'>Pilates and back pain</title><content type='html'>Pilates is a system that blends stretching, strengthening and core abdominal work into some very challenging exercises!&lt;br /&gt;Pilates is excellent for the prevention of back pain and injury.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://backandneck.about.com/od/exerciseandsport/ht/esc.htm"&gt;Pre-Pilates&lt;/a&gt; is preparation work that teaches the basics of the &lt;a href="http://pilates.about.com/"&gt;Pilates method&lt;/a&gt;.  It is generally a safe and &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;effective way to use Pilates for chronic back pain&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pilates is also effective after the initial phases of an injury have passed, to help heal, stretch and strengthen. &lt;span style="font-size:100%;"&gt;When Pilates is taught by a qualified professional, it is effective in posture education, which will help to prevent re-injury.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah mulai beberapa bulan yang lalu udah mulai ikutan Pilates dan lumayan.....dan dari artikel2 yang aku baca ada beberapa metode yang bisa mennyembuhkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;back pain&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;1. renang&lt;br /&gt;2. aerobic tapi yang low impact&lt;br /&gt;3. pilates&lt;br /&gt;dan yang terpenting yang bawa banyak2 gembolan terlalu banyak dengan menggunakan tas selempang, perhatikan posisi duduk dan tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-5030462950985743584?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/5030462950985743584/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=5030462950985743584' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/5030462950985743584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/5030462950985743584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2007/05/pilates-and-back-pain.html' title='Pilates and back pain'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-2890665926217169321</id><published>2007-05-17T02:01:00.000-07:00</published><updated>2007-05-17T02:20:58.986-07:00</updated><title type='text'>Jus dan Manfaatnya bagi Kesehatan</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" alt="" style="'position:absolute;" allowoverlap="f"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ADMINI~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.jpg" title="kafe04"&gt;  &lt;w:wrap type="square"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.jpg" shapes="_x0000_s1026" align="right" height="200" width="123" /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;" &gt;Oleh&lt;br /&gt;Dra Emma S. Wirakusumah, MSc. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEJAK ribuan tahun lalu manusia telah menggunakan berbagai tumbuh-tumbuhan yang sekarang dikenal sebagai sayuran maupun buah-buahan untuk dimakan dan diolah secara alami tanpa menggunakan campuran apa pun.&lt;br /&gt;Buah dan sayur terasa enak, segar dimakan, selain memiliki kandungan zat gizi yang banyak seperti vitamin dan mineral. Vitamin A berfungsi mempertahankan kesehatan mata, struktur kulit, rambut, dan gigi. Pada pangan nabati vitamin A dapat diperoleh dari sayuran daun berwarna hijau gelap seperti bayam, katuk, dan buah atau sayuran berwarna kuning/oranye seperti wortel, kentang, tomat, labu kuning, pepaya, mangga, dll. Buah dan sayur yang kaya vitamin E mampu mencegah terjadinya penyakit jantung, kanker, stroke, dan infeksi virus. Vitamin E banyak terdapat pada sayuran berdaun hijau (bayam) dan tomat. Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan, kesehatan gusi, dan mencegah terjadinya luka memar. Dalam buah-buahan vitamin C banyak terdapat pada jambu biji, jeruk, tomat, mangga dan sirsak.&lt;br /&gt;Dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan banyak buah-buahan dan sayuran selain sarat mengandung vitamin dan mineral juga mengandung zat nongizi yang ternyata manfaatnya besar bagi kesehatan. Zat nongizi yang dimaksud adalah serat, phytokimia, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Dari penelitian yang telah dilakukan terungkap bahwa phytokimia dapat menetralkan racun obat dan zat karsinogen dengan jalan menetralkan radikal bebas, menghambat enzim yang mengaktifkan karsinogen sekaligus merangsang enzim yang menetralkan zat karsinogen.&lt;br /&gt;Buah-buah dan sayuran yang mengandung phytokimia di antaranya bayam, kangkung, brokoli, sawi, kacang-kacangan, tomat, pepaya, anggur, jeruk, wortel, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Buah-buahan biasanya dikonsumsi segar. Sayuran diolah dengan cara dimasak dengan sedikit air (ditumis) maupun berupa masakan berkuah misalnya sup. Cara lain yang banyak dilakukan akhir-akhir ini yaitu dalam bentuk jus.&lt;br /&gt;Bagi yang sibuk, membeli jus di kedai makanan dan minuman lebih praktis bila dibandingkan dengan membuatnya sendiri di rumah. Namun, bila ditelaah lebih lanjut, membuat jus tidak memerlukan keterampilan khusus karena proses pembuatannya sangat sederhana. Kombinasi berbagai macam buah dan sayur akan menjadikan jus kelihatan menarik. Selain itu, kombinasi tersebut akan menambah khasiat jus itu sendiri. Mengkonsumsi jus lebih menguntungkan dibanding dengan menyantap buah potong. Dengan mengonsumsi jus, asupannya relatif bisa lebih banyak dengan demikian manfaatnya pun lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut disampaikan tips untuk menyiapkan jus:&lt;br /&gt;• Untuk jus sebaiknya dipilih buah segar, matang dan belum lama disimpan agar mendapatkan jus yang enak dan bermanfaat bagi tubuh.&lt;br /&gt;• Jus sebaiknya diminum sesegera mungkin setelah jadi, sebelum kandungan vitamin larut airnya rusak oleh oksigen, cahaya ataupun panas.&lt;br /&gt;• Untuk pemanis sebaiknya menggunakan madu atau gula merah.&lt;br /&gt;• Warna buah-buahan untuk jus akan lebih cemerlang dan tidak berubah warnanya bila dicampur dengan sedikit air jeruk lemon atau nipis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut resep-resep jus buah dan sayur yang baik bagi kesehatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jus Mangga&lt;br /&gt;Khasiat: obat asma, bronkhitis, sesak napas, dan influensa berat&lt;br /&gt;Bahan: 200 g mangga masak pohon&lt;br /&gt;100 g air hangat&lt;br /&gt;? sdm jeruk nipis&lt;br /&gt;2 sdm madu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat:&lt;br /&gt;Semua bahan dimasukkan ke dalam blender&lt;br /&gt;Terapi: diminum 2 kali sehari sampai gejala penyakit hilang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jus Wortel Seledri&lt;br /&gt;Khasiat: menurunkan tekanan darah dan kadar gula darah&lt;br /&gt;Bahan: 300 g wortel&lt;br /&gt;1 genggam daun seledri (± 3 sdm)&lt;br /&gt;2 siung bawang putih&lt;br /&gt;? sdt garam&lt;br /&gt;? sdt merica bubuk&lt;br /&gt;Cara membuat:&lt;br /&gt;Semua bahan dicampur dan dimasukkan ke dalam juicer. Diambil sarinya saja tanpa serat dengan menggunakan juice ekstractlor atau saringan.&lt;br /&gt;Terapi: diminum 1 kali sehari sampai gejala penyakit hilang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jus Kombinasi Buah&lt;br /&gt;Khasiat: melancarkan pencernaan, sembelit, dan kembung perut&lt;br /&gt;Bahan: 100 g pepaya&lt;br /&gt;100 g apel&lt;br /&gt;100 g nenas&lt;br /&gt;2 sdm jeruk nipis&lt;br /&gt;2 sdm madu&lt;br /&gt;200 cc air es&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat:&lt;br /&gt;Semua bahan dimasukkan ke dalam juicer&lt;br /&gt;Terapi: diminum sebelum sarapan pagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jus Aneka Sayur&lt;br /&gt;Khasiat: menyempurnakan alergi, eksim, sakit punggung, rasa kejang jantung, dan menjaga kesehatan usus.&lt;br /&gt;Bahan: 150 g wortel&lt;br /&gt;100 g bayam&lt;br /&gt;100 g ketimun&lt;br /&gt;50 g seledri&lt;br /&gt;3 sdm madu&lt;br /&gt;1 sdm dari jeruk nipis&lt;br /&gt;100 cc air dingin atau es&lt;br /&gt;Cara membuat:&lt;br /&gt;Semua bahan dimasukkan ke dalam juicer&lt;br /&gt;Terapi: diminum 1 kali sehari sesudah makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis adalah Ahli Gizi dan Kuliner&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-2890665926217169321?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/2890665926217169321/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=2890665926217169321' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/2890665926217169321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/2890665926217169321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2007/05/jus-dan-manfaatnya-bagi-kesehatan.html' title='Jus dan Manfaatnya bagi Kesehatan'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-7204677894987880357</id><published>2007-05-17T02:00:00.000-07:00</published><updated>2007-05-17T02:25:40.561-07:00</updated><title type='text'>Must Read...</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;Gaya hidup back to nature sedang menjadi tren di masyarakat yang sadar pentingnya menjaga kesehatan tubuh. Seperti dalam ungkapan bijak “You are what you eat,” atau kesehatan tercermin dari apa yang Anda makan. Jika pola makan buruk, beragam penyakitpun akan bermunculan, sedangkan pola makan yang baik akan menjadikan tubuh bugar dan sehat. Ada hubungan sejajar antara pola perilaku makan dan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuntutan jaman yang serba cepat, kesibukan bekerja menjadikan sebagian masarakat kita lebih memnyukai pola makan serba instan. Seringnya mengkonsumsi makanan instan ini berdampak negatif terhadap kesehatan. Ini di sebabkan karena makanan instan kebanyakan mengandung pengawet, pewarna, pemberi rasa, tinggi lemak, tinggi protein, banyak gula, garam namun rendah serat. Pola makan ini menjadi pemicu timbulnya berbagai penyakit degeneratif seperti tekenen darah tinggi, diabetes mellitus, jantung koroner, stroke, obesitas hingga kanker. Agar terhindar dari berbagai penyakit tersebut, hendaklah kita menghindari pola makan tidak sehat. Perbanyak mengkonsumsi buah dan sayuran sebagai sumber vitamin, mineral esensial, serta nutrisi mikro yang penting bagi kesehatan tubuh. Buah dan sayuran juga mampu mendetoksifikasi tubuh dari beragam zat karsinogen penyebab kanker.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;Buah dan sayur juga mengandung antioksidan tinggi. Antioksidan ini mampu mengubah sel-sel tubuh menjadi pengaman untuk melawan radikal bebas penyebab berbagai penyakit. Sejatinya, radikal bebas yang tidak terkontrol bisa menyebabkan kerusakan sel-sel. Disinilah antioksidan dalam buah dan sayuran mengambil peranan, seperti mencegah berkembangnya radikal bebas di dalam tubuh sekaligus memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_DXJElfjepYw/Ri8M5DUoAcI/AAAAAAAAAIc/aaLGtWC4Td8/s1600-h/cover_dalam.jpg"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0); text-decoration: none;"&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya, sebagian besar makanan sumber antioksidan sebaiknya dikonsumsi dalam keadaan mentah, agar tetap efektif manfaatnya. Mengonsumsi makanan mentah/segar dalam bentuk jus bisa menjadi solusi. Jus menjadikan buah dan sayuran lebih mudah dicerna dan meningkatkan citarasa sehingga lebih mudah diterima.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;Pendekatan food based dengan cara terapi jus adalah cara terbaik untuk memperoleh berbagai antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh dalam melawan berbagai penyakit. Vitamin, mineral, fitonutrien dan enzim dalam jus, dibutuhkan untuk merawat organ-organ tubuh, jaringan yang melemah, memperbaiki sistem kekebalan, meingkatkan daya tahan serta menjaga seluruh fungsi vital tubuh.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;Disamping itu, jus juga merupakan metode cepat untuk memperoleh makanan yang mudah dicerna dan diasimilasi secara mudah dan cepat. Makanan tersebut akan masuk ke dalam sistem darah dan kelenjar tubuh, memberi makanan sel serta mempertahankan dan menjaga kesehatan hanya beberpa saat setelah jus diminum.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;Contoh konkretnya bisa dilihat pada jus buah dan jus sayuran. Jus buah memasok lebih banyak vitamin sementara jus sayuran cenderung memasok lebih banyak mineral. Meskipun secara umum masing-masing mengandung keduanya. Vitamin dan mineral, merupakan elemen penting yang diperlukan tubuh untuk menjaga kesehatan. Dengan pasokan kontinyu dari jus buah dan sayuran, dipastikan kesehatan dan kebugaran tubuh akan tetap terjaga. Sehingga secara umum, jus dapat membantu memperbaiki kualitas kesehatan kita.&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-7204677894987880357?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/7204677894987880357/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=7204677894987880357' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/7204677894987880357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/7204677894987880357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2007/05/must-read.html' title='Must Read...'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-8261273620313169476</id><published>2007-05-17T01:59:00.001-07:00</published><updated>2007-05-17T01:59:59.998-07:00</updated><title type='text'>Sari Buah dan Sayuran…</title><content type='html'>Sari Buah dan Sayuran…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rien Kuntari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus diakui, meningkatnya akumulasi dan kualitas persoalan dewasa ini berdampak langsung pada perubahan pola hidup manusia. Seolah bisa ditebak, kondisi itu pun berakibat pada kesehatan tubuh. Tak ada cara lain untuk mengatasi hal itu kecuali kembali pada pola hidup dan pola makan seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terutama kesediaan untuk lebih memasukkan unsur buah dan sayur ke dalam pola makan. Penelitian terakhir menyebutkan, segelas sari buah atau sayur yang dikonsumsi secara teratur, minimal tiga kali seminggu, mampu mengusir berbagai jenis penyakit, termasuk alzheimer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian itu muncul dalam jurnal AS, American Journal of Medicine, awal September lalu. Adalah Dr Qi Dai, ahli dari Universitas Vanderbilt, yang sangat tertarik untuk melihat lebih dalam tentang manfaat sari buah dan sayur tersebut. Ia kemudian bergabung dengan Proyek Kame, sebuah lembaga pengkajian yang cukup prospektif di Jepang. Mereka memfokuskan penelitian pada populasi yang hidup di Hiroshima, Jepang, Oahu, Hawaii, dan area metropolis Seattle, AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian itu melibatkan lebih dari 2.000 subyek dan dilakukan selama hampir 10 tahun. Diperoleh kesimpulan, subyek yang mengonsumsi sari buah dan sayur secara teratur, lebih dari tiga kali seminggu, risiko terkena alzheimer menurun hingga 76 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun bagi mereka yang mengonsumsi jus atau sari buah hanya sekali atau dua kali seminggu, risiko terkena alzheimer turun sekitar 16 persen. Walau begitu, angka itu jauh lebih bagus dibandingkan dengan mereka yang sama sekali tidak mengonsumsi jus atau sari buah dan sayur tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat kaya polyphenol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan kemudian muncul, bagaimana sebenarnya kaitan sari buah dan sayur dengan alzheimer? Memang tak mudah menjawab pertanyaan itu. Namun, yang pasti, beberapa penelitian menunjukkan, buah dan sayur sangat kaya kandungan anti-oksidan sangat kuat yang disebut polyphenol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, beberapa penelitian terakhir menunjukkan, penyakit bio-kimia seperti alzheimer berkaitan erat dengan terakumulasinya gumpalan protein beta-amyloid di dalam otak. Dan, proses akumulasi ini sangat dikendalikan oleh hidrogen peroksida kimia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polyphenol atau anti-oksidan sangat kuat yang terkandung dalam buah dan sayur mampu menghambat proses akumulasi tersebut. Dengan pemahaman itu, Qi Dai dengan tegas mengatakan, polyphenol sangat mampu mencegah alzheimer, terutama bagi mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami menemukan bahwa minum jus buah dan sayur sesering mungkin, terkait erat dengan menurunnya risiko terkena alzheimer," kata Dr Qi Dai dalam artikel tersebut. "Penemuan ini memang masih baru, tetapi jelas bahwa sari buah dan sayur memainkan peranan penting dalam mencegah serangan alzheimer," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan itu dilakukan dengan menetralkan dampak perusakan yang terjadi akibat radikal bebas. Uji coba yang dilakukan pada serangkaian hewan menunjukkan, polyphenol dari sari buah dan sayur memiliki daya proteksi lebih kuat pada sel-sel saraf dalam melawan H (radikal bebas). Selain itu, sari buah dan sayur memiliki protein anti-oksidan lebih banyak dibandingkan vitamin E dan C.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qi Dai mengatakan, penelitian ini memang dilakukan dengan mayoritas subyek dari Asia. Karena itu, hasil penelitian ini sangat bermanfaat bagi populasi Asia. Walau begitu, lanjutnya, hasil penelitian ini tetap bisa diterapkan pada semua populasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai terapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah ingar-bingar "kampanye" makanan asing di Indonesia, sebagian masyarakat justru mulai gencar pula mengonsumsi jus atau sari buah. Semata-mata demi mencapai gaya hidup sehat. Lebih dari itu, beberapa kalangan bahkan menggunakan sari buah sebagai terapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teodorus Widagdo MSF, misalnya, salah satu tokoh yang bisa disebut ahli dalam hal terapi jus. Setidaknya, ia telah 26 tahun menggeluti teknik pengobatan dengan menggunakan jus sebagai terapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usianya yang ke-84 tahun sekarang ini, dan di tengah kesibukannya sebagai rohaniwan, Widagdo tetap menyempatkan diri untuk membantu penyembuhan warga di sekitarnya dengan terapi jus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tetapi, karena usia saya yang sudah tua ini, hanya lima sampai 10 orang per hari yang saya bantu. Mungkin karena sudah ’sepuh’, saya juga jadi sering masuk angin," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dihubungi di kediamannya di kota sejuk Salatiga, Jawa Tengah, ia segera bercerita tentang kehebatan buah dan sayur yang ada di Indonesia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tiap buah dan sayuran punya kandungan yang berbeda. Melalui uji coba yang terus-menerus, akhirnya saya menemukan bahwa jika buah atau sayur A dicampur dengan buah atau sayur B, cocok untuk terapi penyakit tertentu. Misalnya, gabungan antara apel dengan wortel. Sari dari gabungan buah ini sangat baik untuk mengatasi berbagai masalah ketidakseimbangan metabolisme tubuh, dari kolesterol hingga problem penumbuhan rambut," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia kemudian memberi contoh kehebatan wortel dan apel. Wortel, katanya, mengandung vitamin A, B, C, serta potasium, zat besi seperti magnesium, manganese, sodium, silikon, iodin, dan kalsium. Wortel mentah berisi hampir semua mineral dan vitamin yang dibutuhkan manusia. "Minum sari wortel akan membuat Anda sehat walafiat," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan buah apel. Dikatakan, apel sangat kaya dengan magnesium, zat besi dan silikon, serta vitamin A, B, dan C. "Ini bagus untuk membersihkan tubuh dan mengatasi masalah peradangan di dalam tubuh," ujarnya. Walau begitu, semua harus dilakukan dengan takaran yang tepat dan sesuai kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketertarikannya pada terapi jus diawali dengan kenyataan beragamnya buah dan sayuran di Indonesia. Hal itu ditambah dengan ketekunan Widagdo membaca berbagai literatur tentang manfaat buah dan sayur. "Dari situ saya lalu mencoba dan terus mencoba, ternyata berhasil," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, memang tak ada kata lain yang lebih pantas diucapkan, kecuali selamat mencoba dan selamat kembali ke pola hidup sehat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-8261273620313169476?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/8261273620313169476/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=8261273620313169476' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/8261273620313169476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/8261273620313169476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2007/05/sari-buah-dan-sayuran.html' title='Sari Buah dan Sayuran…'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-6643003582226101065</id><published>2007-05-17T01:58:00.000-07:00</published><updated>2007-05-17T01:59:24.395-07:00</updated><title type='text'>Terapi Jus Buah dan Sayur</title><content type='html'>April 10th, 2007 — Dardiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat buah dan sayur bagi kesehatan tentu telah begitu familier di telinga kita. Namun, pernahkah Anda mendengar terapi pengobatan bermacam penyakit dengan menggunakan jus buah dan sayuran?&lt;br /&gt;Peracik minuman jus buah kesehatan dan pengobatan Rindy mengatakan, terapi jus yang dilakukan secara kontinu akan memberikan hasil sesuai yang diharapkan. Hanya untuk mendapatkan reaksi itu, perlu rentang waktu sekitar tiga bulan.&lt;br /&gt;”Khusus untuk pengobatan, kami perlu mengonsumsi jus yang sesuai kebutuhan mengobati penyakit tertentu setiap hari, setidaknya delapan gelas. Sedangkan kalau untuk pencegahan cukup mengonsumsi tiga gelas dalam sehari,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, untuk jus pelangsing alias menurunkan berat badan, jus yang dikonsumsi terdiri dari bahan buah apel, wortel, dan pepaya. Banyaknya delapan gelas sehari dan tanpa mengonsumsi nasi. ”Sebab jus ini bikin kenyang, dua gelas mampu menahan lapar sampai 6 jam karena jus ini tanpa membuang ampas sama sekali,” imbuh Rindy.&lt;br /&gt;Lebih jauh dia memaparkan komposisi bahan buah dan sayuran dalam satu gelas jus. Untuk pengobatan panas dalam, bahannya cukup satu buah pir dan satu buah jeruk. Terlebih dulu kulit dan biji jeruk dibuang lalu dijus jadi satu gelas dan langsung dikonsumsi.&lt;br /&gt;Meskipun jus kesehatan ini pada prinsipnya tanpa membuang ampas, untuk beberapa jenis buah ada yang dibuang bijinya. Tapi untuk beberapa jenis pengobatan tertentu, ada juga yang dijus bersamaan dengan bijinya. Sebagai contoh untuk pengobatan asam urat diperlukan pula biji sirsak, semangka plus kulit, daun salam, dan jeruk lemon.&lt;br /&gt;Untuk pengobatan antistroke, bahan yang diperlukan yakni buah jambu klutuk setengah bagian, buah kesemek seperempat, jeruk separuh dan apel seperempat. Bahan tadi dicampur jadi satu dan dijus maksimal 5 menit.&lt;br /&gt;”Terapi pengobatan jus bisa dibarengi dengan pengobatan konvensional. Umumnya, pelanggan kami setelah menjalani terapi ini selama satu bulan, kemudian dia mengecek perkembangannya di laboratorium kesehatan yang terletak di depan kios jus ini,” sebut Rindi.&lt;br /&gt;Selanjutnya untuk pengobatan antikolesterol terdiri atas bahan nanas seperempat bagian dibagi empat, wortel empat irisan tebal, labu ukuran kecil satu buah, dan daun sawi dua batang. Untuk pelangsing, apelnya cukup separuh, wortel empat irisan, pepaya dari seperempat buah dipotong lagi separuh. Kemudian prosesnya sama dicampur jadi satu dijus dan langsung dikonsumsi.&lt;br /&gt;”Bila dikonsumsi rutin selama satu bulan, setiap harinya 8 gelas, maka maksimal mampu menurunkan berat badan 3-10 kg,” katanya. Jus berkhasiat sehat pria mengandung bahan dua biji nangka, wortel tiga irisan, nanas seperempat dibagi empat, kuning telur dua, dan madu sachet. Khusus sehat pria apabila dalam satu hari mengonsumsi enam gelas, maka dipercaya mampu meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh pria.&lt;br /&gt;Selain pengobatan di atas tadi, jus buah kesehatan dengan variasi buah dan sayuran berbeda ini dipercaya mampu menyembuhkan penyakit lainnya, seperti antikanker, antirematik, antiwasir dan antisembelit.&lt;br /&gt;Benarkah apabila kita menjalani terapi mengonsumsi jus buah dan sayuran ini mampu menyembuhkan berbagai penyakit tadi. Memang belum diketahui hasil kajian medisnya, sebab racikan ini diperoleh hanya berdasarkan referensi tertulis saja dan belum pernah ada penelitian untuk menguji khasiatnya.&lt;br /&gt;Namun, buah dan sayuran sendiri memang telah terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Buah dapat mencegah kelebihan berat badan, mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, diabetes, hipertensi, katarak. Di samping itu menyebabkan kualitas hidup menjadi prima di usia senja. Awet muda, bugar, dan mencerahkan kulit.&lt;br /&gt;Berdasarkan The American Journal of Epidemology, pria yang mengonsumsi lebih banyak buah seperti buah citrus dan jus dapat mengurangi terjadinya luka pada mulut yang dapat berkembang menjadi kanker.&lt;br /&gt;”Sebenarnya, semua sel squamous carcinomas pada mulut berasal dari premalignant,” tutur peneliti Harvard School of Public Health di Boston, Dr Kaumudi Joshipura.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-6643003582226101065?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/6643003582226101065/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=6643003582226101065' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/6643003582226101065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/6643003582226101065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2007/05/terapi-jus-buah-dan-sayur_17.html' title='Terapi Jus Buah dan Sayur'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-6734773949380448159</id><published>2007-05-17T01:57:00.002-07:00</published><updated>2007-05-17T01:58:45.492-07:00</updated><title type='text'>Terapi Jus buah dan sayur</title><content type='html'>salah satu cara untuk menjaga tubuh agar tetap sehat adalah dengan terapi jus buah dan sayur. Sudah lama diketahui bahwa buah dan sayur mengandung antioksidan yang tidak terhitung jumlahnya. Antioksidan ini mampu mengubah sel-sel tubuh menjadi pengaman untuk melawan radikal bebas penyebab penuaan. Memang, radikal bebas bisa membantu menghancurkan infeksi secara efisien, namun terkadang tidak dapat dikontrol di dalam tubuh, dan bisa menyerang sel-sel tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya, sel-sel tubuh pun mati. Nah, antioksidan berfungsi mencegah berkembangnya radikal bebas di dalam tubuh sekaligus memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak tersebut. Itulah sebabnya, antioksidan membantu mencegah penuaan dini.OBAT PUNYA EFEK&lt;br /&gt;Tubuh manusia yang terdiri dari unsur-unsur atom, seperti oksigen, karbon, hidrogen, nitrogen dan kalsium, membutuhkan unsur-unsur yang sama agar tetap sehat dan kuat. Jika di dalam darah, sel-sel, dan otot organ-organ tubuh tidak terdapat keseimbangan unsur-unsur di atas atau salah satu kurang, maka tubuh pun tidak lagi dalam keadaan sehat. Keadaan seperti ini disebut toxemia yang berarti keracunan atau sakit.Menurut Prof. DR. Radja Aman Nainggolan, “Kita adalah apa yang kita makan (we are what we eat). Kalau kita makan makanan bergizi, kita akan memperoleh tubuh yang sehat.” Oleh sebab itu, kita harus bisa memilih makanan yang bergizi, yakni makanan yang dapat memenuhi segala kebutuhan tubuh agar tetap sehat, termasuk buah-buahan dan sayur-sayuran tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Radja, orang yang sedang sakit sebetulnya tidak butuh obat. “Yang dibutuhkan hanya istirahat, makan teratur, kunjungan keluarga, serta pengawasan dokter. Apalagi, banyak obat yang memiliki efek samping yang bisa memengaruhi sistem kerja metabolisme tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga, biasanya orang sakit diberikan jenis obat lebih dari satu macam, yang salah satu fungsinya sebagai vitamin sebagai penyeimbang efek samping obat lainnya. Belum lagi harganya yang mahal” lanjut penulis buku Diet dan Juice Therapy ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa obat-obatan konvensional yang ada hanya mampu menyembuhkan penyakit sekitar 30 persen saja. “Sedangkan penyembuhan utama (sekitar 70 persen) adalah makanan. Dengan kata lain, penyembuhan penyakit yang semata-mata hanya mengandalkan obat-obatan belum tentu dapat menyembuhkan secara sempurna.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JUICER ATAU BLENDER&lt;br /&gt;Makanan yang ideal adalah hanya 30 persen yang boleh dimasak, yaitu nasi, kentang, ubi dan sebagainya. Sedangkan sisanya (70 persen) yang berupa biji, buah, sayur, harus dalam keadaan mentah. Pasalnya, “Makanan yang dimasak matang nilai gizinya akan berkurang dan tidak akan menumbuhkan sel-sel baru di dalam tubuh, karena enzim di dalam makanan akan mati.”Sayur dan buah segar juga bisa memperpanjang usia. Sebaliknya, makanan yang dimasak matang akan memperpendek usia.”Tak perlu takut makanan mentah akan mengganggu kesehatan, yang penting dijaga kebersihannya. Cuci lebih dulu, rendam dan cuci kembali dengan air bersih sebelum dikonsumsi,” ujar Radja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperoleh jus, kini bisa dibantu dengan juicer atau blender. “Fungsi keduanya sama. Buah yang diblender akan terserap habis oleh usus selama 20 menit, sedangkan kalau tidak diblender akan menghabiskan waktu sekitar 18 jam,” jelas Radja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juicer lebih baik, karena yang dihasilkan adalah sari buah atau sayur yang nilai gizinya sangat tinggi. Sementara blender menghasilkan campuran sari buah/sayur dan ampasnya, dengan nilai gizi yang lebih rendah.” Namun, kedua alat tersebut sama-sama memudahkan menakar jumlah jus yang akan dikonsumsi. Misalnya, satu gelas jus wortel sama dengan 1 kg wortel.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi harga, juicer memang lebih mahal daripada blender, namun itu bisa dipermudah dengan mengupas kulit buahnya sebelum diblender. “Cara lain yang lebih mudah dan murah adalah dengan memarut buah atau sayur. Hasilnya memang tidak sebagus juicer atau blender, karena setelah diparut perlu disaring lagi untuk memisahkan amplasnya,” ungkap Radja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMBANTU PENCERNAAN&lt;br /&gt;Terapi jus juga akan membantu kerja pencernaan. Jika makanan keras membutuhkan beberapa jam untuk dicerna dan diserap ke dalam sel-sel dan jaringan tubuh, maka dalam bentuk sari buah/sayur, hanya dalam waktu 30 menit sudah diserap tubuh. “Terapi jus membantu mereka yang mempunyai pencernaan lemah dan lanjut usia, karena makanan langsung diserap tubuh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KLIK - Detail Sari buah juga amat diperlukan dan lebih praktis bagi mereka yang sedang dalam proses penyembuhan penyakit. “Soalnya, jus cepat diserap tubuh dan kerja sistem pencernaan pun jadi tak kelewat berat. Pokoknya, untuk mencegah penyakit, kita perlu mengonsumsi makanan segar secara teratur dan bervariasi, sembari sesekali mengonsumsi jus buah dan sayuran,” urai Radja.Seberapa banyak sebaiknya kita mengonsumsi jus setiap hari? “Idealnya 3 kg, terutama bagi mereka yang baru menjalankan terapi jus,” ujar Radja. MINUM SEBELUM MAKAN&lt;br /&gt;Sebelum melakukan terapi jus, perlu diperhatikan hal-hal tertentu agar hasil yang diperoleh maksimal, antara lain:&lt;br /&gt;1. Jus buah atau sayur jangan dicampur apa-apa, seperti gula dan air.&lt;br /&gt;2. Harus segera diminum, diperbolehkan disimpan di dalam botol dan dimasukkan di dalam kulkas paling lama 5 jam.&lt;br /&gt;3. Semangka boleh dijus, namun hanya boleh dicampur melon, wortel dan nanas. Ini karena semangka terlalu banyak mengandung gula, sehingga bisa terjadi pengasaman.&lt;br /&gt;4. Buah dan sayur harus segar dan dicuci dulu. Ciri buah/sayur segar berwarna kuning kemerah-merahan&lt;br /&gt;5. Sebaiknya jus buah/sayur diminum sebelum makan, agar lebih cepat diserap karena belum ada zat makanan lain, dengan jeda 10 menit setelah mengonsumsi jus buah atau sayur.&lt;br /&gt;6. Terapi jus dapat dilakukan tanpa batas umur. Bayi boleh melakukan terapi jus setelah tak lagi minum ASI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;THREE DAY CLEANSING&lt;br /&gt;Salah satu cara untuk membantu membersihkan tubuh dari sisa-sisa makanan sehingga terhindar dari penyakit adalah three day cleansing dengan terapi jus. “Pembersihan dapat dilakukan sedikitnya 4 kali setahun, namun jika sanggup, bisa dilakukan sebulan sekali. Salah satu pembersih tubuh yang baik adalah buah apel dan wortel.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama&lt;br /&gt;Sekitar pukul 6 pagi, minum 1,5 - 2 gelas sari pepaya. Pilih pepaya yang tidak terlalu matang atau mentah, yang berfungsi sebagai pencahar untuk membersihkan perut. Setengah jam kemudian, konsumsi sari wortel, tanpa dicampur apa pun. Boleh diminum 5 - 6 kali sehari (setiap dua jam sekali) sebanyak 3 liter. Jika tidak cocok, bisa diganti dengan sari buah atau sayur lainnya. “Selama masa pembersihan ini, tidak diperbolehkan memakan apa pun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kedua&lt;br /&gt;Sama dengan hari pertama, namun tambahkan satu batang wortel di siang hari, ditambah sesendok teh minyak zaitun, 3 kali sehari (pagi, siang dan malam). Fungsinya sebagai pelumas bagi kerongkongan dan usus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ketiga&lt;br /&gt;Tidak usah mengonsumsi sari pepaya. Lainnya, sama seperti hari pertama dan kedua. Pada hari ketiga, Anda akan merasa lapar, “Tapi ini bukan karena kekurangan zat-zat yang dibutuhkan tubuh, melainkan karena tubuh sedang dibersihkan dari sisa-sisa makanan yang dibuang dalam tubuh,” ujar Radja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari keempat dan kelima&lt;br /&gt;Kalau sudah tidak dapat bertahan, boleh mengonsumsi sari buah atau sayur lainnya. Namun, kalau ingin mengonsumsi makanan, sebaiknya konsumsi makanan mentah tanpa dimasak. Sesudah satu minggu, boleh kembali mengikuti menu makanan kebiasaan sehari-hari dengan mengurangi makanan yang dimasak, gula, garam dan minyak, telur daging dan ikan. “Jangan minum susu putih, roti putih, mentega dan keju, merokok, minuman keras kopi dan teh.”Meski three day cleansing sudah selesai dilakukan, jangan lupa minum air putih sebanyak-banyaknya dan meneruskan konsumsi sari buah atau sayur setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HILANG SUARA SAMPAI NAFAS BAU&lt;br /&gt;Beberapa resep di bawah ini bisa bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai penyakit, antara lain:&lt;br /&gt;* Aphoni (kehilangan suara)&lt;br /&gt;Pagi :&lt;br /&gt;Wortel 1 gelas, bayam 1/2 gelas&lt;br /&gt;Siang :&lt;br /&gt;Wortel 1 gelas&lt;br /&gt;Sore :&lt;br /&gt;Wortel 1 gelas, dandelion 1/3 gelas&lt;br /&gt;Lobak : 1/4 gelas&lt;br /&gt;Malam:&lt;br /&gt;Wortel 1 gelas, selada 1/2 gelas&lt;br /&gt;Peterseli 1/3 gelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Sakit Kepala&lt;br /&gt;Pagi:&lt;br /&gt;Wortel 1 gelas,bayam 1/2 gelas&lt;br /&gt;Siang:&lt;br /&gt;Celery (seledri) 1/2 gelas, wortel 1 gelas&lt;br /&gt;Bayam 1/3 gelas&lt;br /&gt;Malam:&lt;br /&gt;Wortel 1 gelas, Bit 1/3 gelas&lt;br /&gt;Timun 1/3 gelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Insomnia (susah tidur)&lt;br /&gt;Pagi:&lt;br /&gt;Wortel 1 gelas, Bayam 1/2 gelas&lt;br /&gt;Siang:&lt;br /&gt;Wortel 1 gelas, Celery (seledri) 1/2 gelas&lt;br /&gt;Malam:&lt;br /&gt;Wortel 1 gelas, Bit 1/3 gelas&lt;br /&gt;Timun 1/3 gelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Napas bau (Halitosis)&lt;br /&gt;Wortel 1 gelas dan bayam 1/2 gelas, sebanyak 3 kali sehari.*Takaran dibuat berdasarkan 1 liter = 4 gelas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-6734773949380448159?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/6734773949380448159/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=6734773949380448159' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/6734773949380448159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/6734773949380448159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2007/05/terapi-jus-buah-dan-sayur.html' title='Terapi Jus buah dan sayur'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-5710364943645423367</id><published>2007-05-17T01:57:00.001-07:00</published><updated>2007-05-17T02:26:51.575-07:00</updated><title type='text'>Bugar dengan detoks</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 204);font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;Lebih Bugar Lebih Kuat &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Kini, banyak orang ramai-ramai ikut terapi detoks. Katanya sih, membuat tubuh bersih dari racun. Sebelum salah langkah, simak dulu penjelasannya di sini. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Istilah ‘detoks’ mulai dikenal orang semenjak kebiasaan almarhumah Lady Di melakukan hidrokolon (terapi pembersihan usus besar) dipublikasikan media massa. Sejak itu, selebriti dunia lain pun mengikuti jejaknya mulai dari Demi Moore, Madonna dan Tom Hanks. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Detoks berasal dari kata &lt;i&gt;detoxification &lt;/i&gt;(detoksifikasi) yang tak lain adalah pembersihan diri atau cara membuang timbunan sampah atau racun (toksik) yang berlebih di dalam tubuh. Toksik adalah bahan kimia atau racun yang berbahaya bagi tubuh yang berasal dari air atau makanan yang kita makan. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;Beda Detoks dan Cleansing&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="SV" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Apa sih detoks itu? Dalam sebuah wawancara, dr. Samuel Oetoro, MS, dokter spesialis gizi di Nutrifit Clinic pernah mengungkap, saat ini telah terjadi salah kaprah atas penggunaan istilah ‘detoksifikasi’. Detoksifikasi atau proses buang racun sebenarnya hanya dilakukan oleh fungsi hati (liver). Namun yang beredar di masyarakat, detoks itu difokuskan pada "pembersihan" saluran pencernaan terutama usus. Padahal, ini keliru. Menurut dr Samuel, pembersihan di area perut itu lebih tepat disebut sebagai &lt;i&gt;cleansing&lt;/i&gt;; pembersihan sisa makanan yang tidak terserap tubuh dan menempel di dinding usus besar. Berasal dari "salah kaprah" itulah kini muncul beragam terapi detoks mulai dari hidrokolon, juice puasa, pijat limpatik hingga mengonsumsi pil herbal. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;Padukan Olahraga dan Diet Seimbang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="SV" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Menurut dr. Leane, MSc., dokter spesialis gizi dalam sebuah wawancara menyatakan, tanpa bersusah payah tubuh kita bisa menyaring sendiri sisa kotoran dan racun dalam tubuh. Jadi ketimbang Anda buang uang percuma, sementara hasilnya belum tentu, lebih baik bergabung dengan klub kebugaran. Ikuti berbagai aktivitas dan gunakan beragam fasilitas di situ mulai dari senam, fitness, hingga berenang. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="FI" &gt;Selain itu, lakukan diet seimbang, yakni menyeimbangkan asupan nutrisi lengkap. Komposisi ini tergantung pada umur, tinggi, berat badan, jenis kelamin, aktivitas sehari-hari dan riwayat kesehatan Anda. Salah satu pola makan yang baik adalah perbanyak makan makanan berserat, sayuran, dan buah-buahan. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Maka, Anda pun bisa memulai hari dengan sarapan Sereal Nestle yang kaya serat. Selain itu, jangan lupa pula konsumsi segelas susu, karena susu kaya akan vitamin D dan kalsium yang sangat baik untuk tulang agar di masa tua nanti tak menderita osteoporosis. Anda pun bisa mencoba minum susu Bear Brand yang kaya dengan segala manfaat susu. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;Mengurangi Potensi Kerusakan Gizi Makanan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="SV" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Menurut Jane Scrivner, penulis buku &lt;i&gt;Cantik, Sehat, dan Bugar dengan Program Detox&lt;/i&gt;, program detoks adalah cara yang baik untuk menunjukkan seberapa banyak kita perlu makan. Semua makanan saat menjalankan program ini harus disantap dalam bentuk sealami mungkin. Prinsipnya, mengurangi potensi kerusakan gizi makanan dari proses pemanasan saat memasak. Tentu saja semua daging dan ikan tetap perlu dimasak sampai matang, tetapi sayuran harus tetap segar. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Itu sebabnya, Jane Scrivner sangat menganjurkan penerapan teknik-teknik seperti mengukus sebentar, menyiram dengan air mendidih, menggunakan microwave, menumis, dan memanggang singkat. Merebus atau memasak dalam waktu yang lama akan menghancurkan gizi dan rasa makanan. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;Efek Samping&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="SV" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Jane mengingatkan bahwa bisa saja kita mengalami efek samping. Namun, ini sebenarnya tergantung dari cara hidup kita sebelum mengikuti program. Jika Anda peminum kopi yang berat, bisa saja mengalami sakit kepala ringan satu atau dua hari saat tubuh tidak mendapatkan kafein. Begitu pula jika Anda penyuka gula, roti, dan mie. Anda bisa mengalami kehilangan tenaga yang bersifat sementara saat tubuh menyesuaikan program ini. Namun, efek samping itu hanya masalah yang singkat. Gejala flu, misalnya, itu adalah perubahan awal yang sangat normal pada minggu pertama. Semua gejala itu justru menunjukkan bahwa proses detoksifikasi sedang bekerja membersihkan tubuh Anda, sekaligus memasok vitamin, mineral, dan gizi, agar tubuh mampu bekerja optimal. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;"  lang="SV"&gt;Bukan untuk Orang Hamil&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="SV" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Jika program detoks menarik hati Anda, camkan beberapa hal penting ini: &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:85%;" lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Program      detoks ini tidak direkomendasikan untuk menolong Anda yang tujuan utamanya      hanya menurunkan berat badan berlebihan (obesitas). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Peringatkan      anak remaja Anda untuk tak iseng-iseng ikut program detoks yang &lt;i&gt;ngetren      &lt;/i&gt;ini. Anak remaja membutuhkan asupan nutrisi seimbang yang tinggi      protein dan kalori untuk menunjang masa pertumbuhannya yang optimal. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Salah-salah, malah bisa      menyebabkan gangguan metabolisme. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Meski program ini untuk kesehatan, bukanlah ditujukan      bagi Anda yang sedang hamil, menyusui, tengah menjalankan perawatan medis,      atau baru pulih dari penyakit serius. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  lang="SV" &gt;Anda bisa mempraktekkan program detoks ini. Kini toh banyak buku yang mengulas tentang program detoks, lengkap dengan petunjuk melakukannya. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;(SAM/THS)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-5710364943645423367?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/5710364943645423367/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=5710364943645423367' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/5710364943645423367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/5710364943645423367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2007/05/bugar-dengan-detoks.html' title='Bugar dengan detoks'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-2862588186721750296</id><published>2007-05-17T01:56:00.001-07:00</published><updated>2007-05-17T01:56:56.468-07:00</updated><title type='text'>Juice Therapy - Detoxifikasi</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Juice Threapy - Detoxifikasi adalah tindakan melakukan pola makan dengan buah mentah sepenuhnya (whole day), yang biasanya dengan cara di blender atau dimakan dengan cara dikunyah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Banyak orang lebih memilih blender karena lebih nyaman mengkonsumsinya, tanpa harus payah payah mengunyah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Detoksifikasi atau detoks yang menurut ahli terapi nutrisi &lt;em&gt;Andang Gunawan&lt;/em&gt; adalah tindakan membuang timbunan kelebihan sampah dan racun yang telah terkumpul dalam tubuh. "Sebenarnya setiap hari tubuh kita melakukan detoks. Hal ini bisa kita lihat setiap hari ada pembuangan. Entah buang air besar, air kecil atau keringat. Jadi seharusnya ini sudah berjalan dengan sendirinya. Nah, jika apa yang kita makan dan yang kita keluarkan itu seimbang, racun tak sempat menumpuk. Badan kita pasti sehat, bugar, dan langsing. Metabolisme tubuh juga baik dan kita juga enggak gampang stres," urai pengarang buku best seller, Food Combining, Kombinasi Makanan Serasi ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Masalahnya yang sering terjadi, meskipun buang air lancar setiap pagi, ternyata tubuh tetap loyo dan sakit-sakitan. Bisa jadi, kata Andang, karena sistem pembuangan kita tidak efektif atau optimal sehingga ampas/sampah makanan masih ada yang tertinggal di tubuh kita. "Kita selama ini berpikiran kalau berat badan naik itu berarti lemak, padahal itu bisa sampah yang tertinggal," kata Andang yang belajar mengenai food combining di Queensland Institute of Natural Science di Australia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Sampah &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;yang tertinggal itu sebagian besar disimpan di usus besar karena usus besar bisa membesar sampai lima kali ukuran normalnya. "Sisa makanan yang tak bisa keluar dipadatkan di dinding usus, akhirnya menumpuk terus menjadi kerak. Nah, itu, kan, tempatnya penyakit. Akan terjadi pembentukan racun." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Selanjutnya, racun yang tersimpan di usus ­karena dinding usus terdiri atas pori-pori yang menyerap semua yang ada termasuk toksin akhirnya menyebabkan toksin-toksin ini masuk ke pembuluh darah yang lalu beredar ke mana-mana. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;Kalau sudah begitu, ya, pastilah akan mengganggu kerja sel-sel dan jaringan-jaringan yang lain.&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;Dengan demikian, tak ada salahnya bila kita melakukan detoksifikasi secara rutin. Apalagi di zaman modern ini kita banyak mengonsumsi jenis makanan yang tak bisa diterima oleh tubuh, semisal makanan yang diawetkan, makanan dengan pewarna, daging dan ayam yang disuntik, makanan yang terpolusi pestisida, dan sebagainya. Jelas bahwa kadar sampah yang harus dihadapi tubuh pun makin meningkat. Jadi detoks secara khusus sangat dianjurkan. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;NILAI PLUS DETOKS &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;Tujuan utama kita melakukan detoks adalah agar badan sehat karena metabolisme terjaga dengan baik. Namun menurut Andang, detoks yang dilakukan secara rutin juga bermanfaat lain, yaitu: &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kulit jadi lebih bercahaya, sehat dan mulus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Berat badan terjaga &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Meningkatkan vitalitas &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Meningkatkan imunitas      dan kekebalan tubuh &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Menghilangkan selulit &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Karena tubuh menjadi      lebih bugar, pada akhirnya mengurangi insomnia, stres atau depresi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;SIAPA YANG BOLEH MELAKUKAN DETOKS?&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;"Siapa pun yang merasa pola makannya kurang terjaga boleh melakukan detoks," kata Andang. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Namun secara umum detoks tak dianjurkan bagi mereka yang: &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Sedang hamil atau      menyusui &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Menderita penyakit berat dan serius semisal      kanker pada stadium lanjut &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sedang menjalani perawatan medis untuk suatu      penyakit atau baru pulih dari kondisi penyakit serius &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Balita. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;DETOKS PRAKTIS TIGA HARI&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;Bagi yang ingin memulai program detoks, Andang memberikan program detoksifikasi ringan. "Detoks ini dapat dilakukan oleh orang awam karena hanya berlangsung tiga hari," katanya. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Selama detoks, kita hanya makan buah yang sebaiknya di blender dan minum air putih. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;Mengapa buah yang dipilih? Karena buah paling nyaman dan masih ada rasa manisnya. Buah juga merupakan antioksidan tinggi yang berguna membuang racun selain memberikan zat gizi pula. "Jadi, selama detoks kita tak perlu khawatir kehilangan zat gizi." &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;Jus buah ini diminum setiap dua jam sekali diselingi minum air putih. Buah-buahan yang dianjurkan untuk detoks adalah pepaya, nanas, apel, semangka dan wortel"Sebaiknya terapkan monodiet. Artinya kalau di hari pertama minum jus pepaya, maka seharian itu buahnya pepaya saja. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="FI"&gt;Kalau hari kedua apel, ya, apel terus selama hari kedua. Begitu pun di hari ketiga." &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="FI"&gt;Detoks praktis ini bisa dilakukan sebulan sekali. Bila sudah terbiasa, bisa diteruskan lima hari sampai tujuh hari. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;Anda harus banyak minum untuk memperlancar proses pembuangan dan menghindari dehidrasi. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;Selama proses detoksifikasi berlangsung, umumnya kita akan merasa agak lemas atau kepala sedikit pusing karena sebagian besar energi dipusatkan pada fungsi pembuangan. Oleh karena itu hindari aktivitas yang mengurangi energi berlebihan. Lakukan olahraga ringan di tengah udara terbuka dan bersih untuk memperlancar peredaran darah dan getah bening, semisal jalan kaki, senam peregangan/stretching, yoga, atau tai-chi&lt;strong&gt;&lt;i&gt;. &lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; color: rgb(102, 0, 0);" lang="SV"&gt;"Cari waktu yang tepat untuk melakukan detoks. Sebaiknya dilakukan pada akhir minggu atau hari libur agar pikiran dan tubuh Anda bisa lebih santai," anjur Andang.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-2862588186721750296?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/2862588186721750296/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=2862588186721750296' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/2862588186721750296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/2862588186721750296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2007/05/juice-therapy-detoxifikasi.html' title='Juice Therapy - Detoxifikasi'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1232836312976003020.post-9166740518693898872</id><published>2007-05-17T01:54:00.000-07:00</published><updated>2007-05-17T01:56:10.262-07:00</updated><title type='text'>Detoks buang racun dari tubuh...</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Saat ini banyak ditemui   berbagai klinik kecantikan menjanjikan mampu menurunkan berat badan secara   instn dengan detoksifikasi. Tentu saja hal itu menarik orang yang memiliki   berat badan berlebih. Benarkah program itu sesuai dari sisi kesehatan? &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Entah   mengapa detoksifikasi atau sering disebut detoks selalu dihubungkan dengan   pelangsingan tubuh. Padahal, anggapan ini tidak selalu benar. Manfaat   sebenarnya dari detoksifikasi ialah mengeluarkan toksin atau racun dari dalam   tubuh. Ahli gizi dari Rumah Sakit Jakarta dr Inayah Budiasti MS SpGK   mengungkapkan, toksin di dalam tubuh manusia memang terjadi secara alami,   bisa berasal dari ampas makanan dan makanan-makanan yang tidak tercerna.&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Toksin   bisa juga berasal dari udara serta kimia, yakni pestisida, zat atau makanan   aditif, logam berat pada air, kimia industri, residu obat-obat farmasi, dan   sebagainya. ”Bahkan, pikiran dan emosi negatif juga merupakan racun bagi   sel-sel tubuh. Semua ampas atau zat yang tidak diperlukan tubuh akan   diperlakukan sebagai racun,” ujar Inayah. Toksin diproduksi secara alamiah   oleh tubuh. Hal ini merupakan proses metabolisme, yang setiap hari terdapat   pembelahan sel-sel baru. Sementara itu, sel-sel lama menjadi aus dan mati. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Dalam   kondisi normal, ampas dikeluarkan secara teratur setiap hari melalui sistem   pembuangan tubuh. ”Yang paling efektif ialah pembuangan racun tubuh itu   melalui buang air besar minimal satu kali. Tidak ada ketentuan yang sama   setiap hari. Misalnya, sampah dapur restoran. Kadang menumpuk tinggi atau   sedikit saja, tergantung dari pemesanan. Begitu pula racun di dalam tubuh,   bisa berbeda setiap hari, tergantung gaya hidup pada hari itu,” paparnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Dia   mencontohkan, jika seseorang pada suatu hari mengonsumsi makanan sehat berupa   sayuran kaya serat, tidak memiliki masalah yang membebani pikiran dan   pekerjaan lancar, toksin yang diproduksi di dalam tubuh tidak terlalu banyak.   Kemudian, keesokan hari semua berubah. Undangan makan membuat orang tersebut   makan berbagai makanan olahan, dengan beban kerja berat dan masalah pelik di rumah,   otomatis kadar toksin yang diproduksi tubuh meningkat. Karena itu, Inayah   kurang menyetujui detoks dilakukan dalam satu kesatuan yang singkat. Apalagi,   tubuh memerlukan waktu beradaptasi ketika melakukan detoks. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;”Saya   kurang setuju, misalnya dengan detoks yang hanya dilakukan tiga hari,   kemudian selesai. Berilah waktu minimal dua minggu dengan pola makan   disesuaikan,” tegas dokter yang juga praktek di Hang Lekiu Medical Center di   kawasan Jakarta Selatan itu. Hal senada juga diungkapkan ahli terapis organik   dari Healthy Choice Kemang dr Angela C Ardhanie. Dia mengatakan, detoks   merupakan proses pengeluaran racun dari dalam tubuh. Cara detoks   bermacam-macam, tergantung kebutuhan masing-masing individu. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;”Bagian   tubuh yang didetoks juga berbeda setiap orang. Di sini kami juga punya detox   center sehingga setiap orang yang mau melakukan detoks harus dilihat dulu   kesehatan dan keluhannya seperti apa. Kemudian, baru kami tuntun,” ungkap   Angela. Biasanya, proses detoks dimulai pada bagian usus besar (colon) sebagai   salah satu organ utama pencernaan. Selain itu, detoks juga bisa dilakukan   pada organ tubuh lain, seperti hati, ginjal, saluran pernapasan, kulit.   ”Organ tubuh yang didetoks memang organ yang secara natural memiliki   kemampuan untuk detoks tubuh, seperti usus besar, hati, ginjal, paru-paru,   kulit,” pungkas alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia   (UKI) itu. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Program   Sesuai Kebutuhan &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Puasa bagi orang-orang yang sudah   terbiasa melakukan setiap satu tahun sekali selama satu bulan, tentu tidak   ada masalah. Tubuh pun akan mudah beradaptasi. Namun, bagi yang belum   terbiasa, maka proses detoksifikasi melalui puasa harus dilakukan secara   hati-hati. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Pasalnya, tubuh harus beradaptasi   dari asupan makanan dengan porsi yang biasa menjadi porsi yang lebih sedikit.   Misalnya, mulai proses puasa selama dua hari dalam dua pekan, kemudian dua   hari dalam sepekan, begitu seterusnya sampai bisa dilakukan setiap hari   berturut-turut selama 30 hari. Seusai berpuasa, penting untuk tetap menjaga   asupan makanan supaya tubuh yang sudah sehat dan bebas racun tadi tidak   kembali dipenuhi racun. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Namun, kendati asupan makanan   sudah dijaga, puasa baik sekali tetap dilakukan. Menurut ahli diet dari   Northwestern Memorial Hospital Wellness Institute dan pembicara American Dietetic   Association Dawn Jackson-Blatner, terdapat beberapa efek dari detoks yang   harus diperhatikan. Misalnya, berat badan yang turun secara cepat tidak baik   bagi tubuh. Saat proses detoks, ketika toksin melewati pembuluh darah, maka   tubuh akan memberi reaksi sehingga bisa timbul gejala sakit kepala, mual,   kembung, sembelit, pilek, flu, demam ringan, gangguan kulit, gangguan emosi,   serta kedinginan. Kadang disertai perubahan warna air seni dan napas bau. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;”Reaksi ini sangat individual   sifatnya. Pada orang tertentu, reaksi ini boleh jadi tidak muncul atau sudah   terjadi pada hari pertama,” ungkap Jackson-Blatner. Namun, reaksi itu baru   muncul pada hari ketiga karena hari ketiga tubuh mulai mengambil energi dari   lemak setelah hari pertama mengambil glukosa dari otot, hari kedua dari   lever. Untuk bisa sampai ke otak, lemak harus mengalami tahap perubahan   hingga membutuhkan waktu lebih lama. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Sementara itu, penulis Eat to   Live: The Revolutionary Plan for Fast and Sustained Weight Loss and Fasting   and Eating for Health Joel Fuhrman MD mengatakan, melakukan detoks dengan   berpuasa untuk waktu lama secara tiba-tiba dapat berbahaya bagi tubuh.   ”Terutama, untuk seseorang yang sebelumnya tidak mengonsumsi makanan sehat   atau memiliki gangguan pada hati dan ginjal, sistem imunitas, serta orang   yang sedang berada dalam tahap pengobatan,” tutur Fuhrman. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Karena itu, dr Inayah Budiasti MS   SpGK menyarankan agar pelaksanaan detoks sebaiknya secara perlahan untuk   memberi tubuh kesempatan beradaptasi. Layaknya orang yang perlu adaptasi   ketika menghadapi pola makan, demikian juga yang dilakukan tubuh. ”Saat tubuh   mengalami pengurangan asupan makanan, maka yang pertama dibuang ialah cairan.   Jadi, bukan lemak yang dibuang dari tubuh. Padahal, sebanyak 80 persen tubuh   terdiri atas air,” ungkapnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Karena itu, detoks yang dilakukan   baik melalui puasa tanpa makan dan minum untuk waktu tertentu atau puasa jus,   perlu dilakukan secara bertahap. Beri waktu pada tubuh beradaptasi minimal   sekitar dua pekan untuk mendapatkan hasil terbaik. ”Memberi waktu istirahat   dua pekan untuk saluran cerna sangat baik, yang penting asupan makanannya   diatur,” tandasnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Puasa   Tak Sekadar Menahan Lapar &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Tubuh langsing adalah idaman   sebagian besar wanita. Berbagai upaya pun dilakukan untuk mewujudkannya.   Puasa dianggap menjadi jalan pintas paling ampuh. Bisa menurunkan berat badan   secara drastis dalam waktu relatif singkat. Selain menahan nafsu lapar,   dengan berpuasa terjadi proses yang sungguh menyehatkan tubuh, yaitu   pembuangan racun-racun (detoksifikasi). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Penurunan berat tubuh hanya   merupakan efek samping dari proses detoks tersebut. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Karena itu,   puasa baik dilakukan tidak hanya untuk orang yang ingin menurunkan berat   badan. Orang sehat dengan berat badan ideal pun sangat baik menjalani puasa   secara periodik agar racun yang masuk ke tubuh tidak menumpuk dan menjadi   penyakit parah. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;”Puasa   untuk detoksifikasi bisa dilakukan dengan berbagai cara.Tetapi prinsipnya   satu, yakni tidak memasukkan makanan berlebihan, terutama yang tidak sehat.   Selain itu,mengurangi pemborosan energi hingga energi yang dihasilkan tubuh   betul-betul digunakan untuk merontokkan semua racun,” ujar ahli gizi dari   Rumah Sakit Jakarta dr Inayah Budiasti MS SpGK. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Penghematan   energi tadi bisa dilakukan dengan puasa seperti yang selama ini dilakukan   secara agama (makan hanya selepas magrib hingga sebelum subuh), atau hanya   menyantap buah dan sayuran. Dengan berpuasa atau menyantap makanan yang mudah   dicerna, tubuh tidak menggunakan energi untuk mencerna makanan, tetapi   betul-betul untuk membuang racun. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;”Sayang,   tidak semua orang paham akan makna dan tujuan puasa sesungguhnya. Dengan   begitu, ketika lepas dari puasa, mereka kembali ke pola makan semula. Makanan   yang masuk tidak diperhatikan jumlah maupun mutunya. Bahkan di saat puasa   pun, kita kerap jorjoran di waktu berbuka hingga proses detoks tidak   berlangsung sempurna,” tutur ibu tiga anak ini. Jadi menurut Inayah,   detoksifikasi merupakan pembuangan racun-racun tubuh dengan cara terbaik   memberikan nutrisi yang sesuai untuk sel-sel tubuh. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Asupan   nutrisi yang sesuai sangat penting karena sel tubuh mendapatkan suplai   makanan dari saluran pencernaan yang dialirkan melalui pembuluh darah ke sel   di seluruh tubuh. Praktek untuk melakukan detoks dengan jus buah makin   familier di tengah masyarakat. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;" lang="SV"&gt;Menurut   ahli terapis organik dari Healthy Choice Kemang dr Angela C Ardhanie,   biasanya dia menganjurkan orang yang ingin melakukan detoks menjalani puasa   dengan tetap mengonsumsi jus buah dan sayuran. Sesuai prinsip Healthy Choice   yang mengedepankan produk organik, maka jus buah dan sayuran yang dipilih   berasal dari buah dan sayur organik, yang dijamin tanpa tambahan zat pengawet   dan gula&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1232836312976003020-9166740518693898872?l=sehatbugar-pipin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/feeds/9166740518693898872/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1232836312976003020&amp;postID=9166740518693898872' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/9166740518693898872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1232836312976003020/posts/default/9166740518693898872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sehatbugar-pipin.blogspot.com/2007/05/detoks-buang-racun-dari-tubuh.html' title='Detoks buang racun dari tubuh...'/><author><name>Pippin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03909068513607531500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
